H-7 Lebaran, Pemudik Motor Padati Kalimalang

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, 1 Juli 2017. Memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, arus balik pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai meningkat, dan diperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada hari ini Sabtu, 1 Juli dan Minggu, 2 Juli 2017. ANTARA/Galih Pradipta

    Pemudik yang menggunakan sepeda motor melintas di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta, 1 Juli 2017. Memasuki H+6 Hari Raya Idul Fitri 1438 H, arus balik pemudik yang menggunakan sepeda motor mulai meningkat, dan diperkirakan puncak arus balik mudik lebaran terjadi pada hari ini Sabtu, 1 Juli dan Minggu, 2 Juli 2017. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Bekasi - Sepekan menjelang lebaran, situasi arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Kalimalang, Bekasi, Jawa Barat, mengalami kepadatan, Rabu malam, 29 Mei 2019. Sebabnya, pemudik sepeda motor mulai meninggalkan Jakarta.

    Baca juga: Puncak Arus Mudik di Tol Palikanci Diprediksi H-3

    "Besok tanggal merah, pemudik sudah mulai bergerak meninggalkan Jakarta," ujar Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Ojo Ruslani.

    Instansinya mencatat ada kenaikan volume kendaraan pada ruas Jalan Raya Kalimalang. Pada H-8, jumlah lalu lintas mencapai 8.500-an lebih. Tapi, malam ini sampai pukul 18.00, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 11 ribu.

    "Kemungkinan besok menurun, naik lagi pada Jumat malam karena terakhir bekerja," kata Ojo.

    Ojo mengatakan, peningkatan volume kendaraan cenderung pada malam hari, terutama selepas salat Magrib, tarawih, dan paginya usai ibadah sahur. Menurut dia, sejauh ini lalu lintas cukup lancar, tanpa ada insiden kecelakaan.

    Ojo menambahkan, jalan raya Kalimalang merupakan jalur utama pemudik asal Jakarta, Depok, hingga Tangerang. Jalur ini menghubungkan Jalan Raya Pantai Utara Jawa (Pantura) dj Kabupaten Bekasi, Karawang, sampai Subang hingga Cirebon.

    Pemudik asal Purworejo, Jawa Tengah, Ardi, ketika dijumpai di Kalimalang, Bekasi Timur, mengaku memilih pulang kampung lebih awal agar puas liburannya. "Untuk menghindari macet juga, jadi memilih pulang cepat," ujar pengemudi ojek online ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.