Usai Jalani Pemeriksaan di Polda, Pengacara: Kivlan Zen Ditahan

Mayor Jenderal TNI (purn) Kivlan Zen ditemui seusai menjadi penceramah subuh di Masjid Annur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta, Sabtu, 23 Maret 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya menahan tersangka pemilik senjata api ilegal, Kivlan Zen, selama 20 hari ke depan. Pensiunan Mayjen TNI dan eks Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) itu dikirim ke Rumah Tahanan Polisi Militer Kodam Jaya Guntur setelah menjalani pemeriksaan kedua sejak Rabu sore.

Baca:
Pengacara: Kasus Kivlan Zen Tak Terkait Rencana Pembunuhan Tokoh

“Alasan ditahan karena penyidik menganggap alat bukti sudah cukup,” kata pengacara Kivlan, Suta Widhya, di Polda Metro Jaya, Kamis 30 Mei 2019.

Suta tak menjelaskan secara rinci ihwal alat bukti yang dimiliki polisi. Ketika ditanya soal itu, ia hanya menjawab penyidik menggunakan alat bukti berupa senjata api yang dimiliki Azwarmy alias Army, mantan sopir pribadi Kivlan.

Azwarmy ada di antara enam tersangka perusuh bersenjata api dalam kerusuhan 22 Mei lalu. Komplotan enam tersangka ini disebut memiliki misi membunuh empat tokoh nasional dan seorang ketua lembaga survei.

Baca juga: 
Kivlan Zen Diperiksa Kasus Senjata Ilegal, Ini barang Buktinya

“Alat buktinya senjata orang lain. Senjata yang ditemukan di orang lain, dianggap ada hubungan (dengan Kivlan),” ujar dia.

Suta menilai tidak ada alasan bagi polisi untuk menahan kliennya lantaran Kivlan tak pernah memiliki senjata setelah purnatugas. Tim pengacara, kata Suta, akan mengusahakan Kivlan bebas dalam waktu 20 hari ke depan. “Kami  minta orang-orang yang bisa memberikan kesaksian bahwa aktivitas dia selama ini apa,” kata Suta.

Baca:
Tersangka Plot Pembunuhan 4 Tokoh Pernah Jadi Sopir Kivlan Zen

Kivlan Zen telah diperiksa sejak pukul 16.00 WIB Rabu, 29 Mei 2019. Polisi menjerat Kivlan dengan Undang-Undang Darurat Nomor 1 Tahun 1951 tentang senjata api. Ancaman hukuman adalah maksimal 20 tahun penjara. Polisi belum memberikan pernyataan resmi terkait penahanan Kivlan yang juga tersangka makar dalam penyidikan di Mabes Polri itu.

KOREKSI:
Artikel ini telah diubah pada Jumat 31 Mei 2019, Pukul 00.09 WIB, untuk meralat posisi Kivlan Zen di Kostrad TNI AD.






Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

10 menit lalu

Berselang 10 Hari, Polisi Kembali Gerebek Kampung Bahari, Tangkap 6 Pengguna Narkoba

Polda Metro Jaya kembali menggerebek dan menyisir Kampung Bahari di Tanjung Priok. Tangkap enam pengguna narkoba. Mendapat perlawanan.


Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

1 jam lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

7 jam lalu

Simak Pengalihan Arus Lalu Lintas Dampak Reuni 212 di TMII Jumat Hari Ini

Polda Metro siapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dampak Reuni 212, Jumat, 2 Desember 2022, hari ini.


825 Karyawan Transjakarta Bakal Dilatih TNI di Gunung Bunder

1 hari lalu

825 Karyawan Transjakarta Bakal Dilatih TNI di Gunung Bunder

Pendidikan dan pelatihan bagi karyawan Transjakarta itu akan dilakukan di Resimen Induk atau Rindam Jaya.


Tilang Manual Tetap Berlaku, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Ini

1 hari lalu

Tilang Manual Tetap Berlaku, Sasar Pelanggaran Lalu Lintas Ini

Polda Metro Jaya dan Polda Riau menyiasati dengan memberlakukan tilang elektronik dan tilang manual untuk mengatasi berbagai pelanggaran.


Kemenyan, Ritual & Motif Psikologis Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diselidiki

2 hari lalu

Kemenyan, Ritual & Motif Psikologis Satu Keluarga Tewas di Kalideres Diselidiki

Kepolisian masih menyelidiki motif psikologis satu keluarga tewas di Kalideres.


Warga Kampung Susun Bayam Tolak Ongkos Sewa Mahal & Perjanjian dengan Jakpro Masuk Top 3 Metro

2 hari lalu

Warga Kampung Susun Bayam Tolak Ongkos Sewa Mahal & Perjanjian dengan Jakpro Masuk Top 3 Metro

Warga Kampung Susun Bayam protes ongkos sewa mahal & mereka juga mempertanyakan perjanjian dengan Jakpro masuk Top 3 Metro.


Balap Liar Motor Bisa Tilang Manual, Salah Satunya di JLNT Casablanca

2 hari lalu

Balap Liar Motor Bisa Tilang Manual, Salah Satunya di JLNT Casablanca

Dia menerangkan ada dua jenis pelanggaran oleh rombongan motor pelaku balap liar di JLNT Casablanca yang bisa kena tilang manual, yakni balap liar dan


Dana Hibah TNI - Polri di APBD DKI 2023 Mencapai Rp 463,21 Miliar, Ada 6 Proposal

2 hari lalu

Dana Hibah TNI - Polri di APBD DKI 2023 Mencapai Rp 463,21 Miliar, Ada 6 Proposal

Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) DKI akan menyisir lagi jenis dana hibah yang masuk APBD DKI 2023.


Polisi Sebut Adik Keluarga yang Meninggal di Kalideres Aktif Melakukan Ritual

2 hari lalu

Polisi Sebut Adik Keluarga yang Meninggal di Kalideres Aktif Melakukan Ritual

Polisi bakal mengundang ahli sosiologi agama untuk menganalisa tulisan dalam buku yang ditemukan di rumah satu keluarga meninggal di Kalideres.