H-3 Lebaran, Polisi Sebut Masih Banyak Warga Ibu Kota Belum Mudik

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama pada H-4 Lebaran di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu, 1 Juni 2019. Diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 1 Juni 2019. ANTARA

    Sejumlah kendaraan pemudik antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama pada H-4 Lebaran di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu, 1 Juni 2019. Diperkirakan puncak arus mudik terjadi pada Sabtu, 1 Juni 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Refdi Andri memperkirakan masih banyak pemudik yang belum meninggalkan Jakarta atau mudik hingga H-3 lebaran 2019.

    "Berdasarkan masih banyaknya kendaraan yang belum keluar dari Jakarta, diprediksi ada sekitar 90 ribu kendaraan," kata Refdi melalui keterangannya, Ahad, 2 Juni 2019.

    Baca: Polri Klaim Kecelakaan di Arus Mudik Tahun Ini Berkurang

    Karena itu, kata Refdi, pihaknya akan tetap memberlakukan one way di Tol Trans Jawa hari ini, Senin, 3 Juni mulai pukul 06.00. Pemberlakukan one way dimulai dari kilometer 70 Cikampek Utama Jawa Barat hingga kilometer 414 Kali Kangkung Semarang.

    Menurut Refdi, jumlah kendaraan yang belum melintasi Gerbang Tol Kali Kangkung diprediksi mencapai 30 persen dari prediksi jumlah kendaraan yang akan melintas selama arus mudik atau sekitar 90 ribu kendaraan.

    Berdasarkan pemberlakuan one way tahun lalu, ada sekitar 49 ribu kendaraan hingga 53 ribu kendaraan yang melintas. Sedangkan pada hari biasa, sebanyak 12.500 kendaraan yang melintas Gerbang Tol Kali Kangkung Semarang ini per harinya.

    Baca: Sampai H-3, Pemudik dari Stasiun Pasar Senen Capai 215 Ribu Orang

    Refdi mengatakan sistem one way berlaku pukul 06.00 hingga 21.00 WIB dan dapat diperpanjang berdasarkan situasi di lapangan. Sistem satu arah atau one way diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada puncak arus mudik maupun arus balik.

    Kebijakan itu diambil setelah Refdi melakukan pemantauan kepadatan dan volume kendaraan arus mudik lebaran dari Cikampek hingga Kali Kangkung. "Selain itu kami memantau sarana prasarana atau rest area baru yang berfungsi memberikan kenyamanan bagi pemudik," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.