MRT Jakarta Tingkatkan Kewaspadaan Pada Malam Takbiran

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak naik ke atas atap sebuah angkutan umum sambil menyalakan kembang api saat memeriahklan malam takbiran untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, 16 Juli 2015. Tempo/Dian Triyuli Handok

    Anak-anak naik ke atas atap sebuah angkutan umum sambil menyalakan kembang api saat memeriahklan malam takbiran untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah, di Kawasan Tanah Abang, Jakarta, 16 Juli 2015. Tempo/Dian Triyuli Handok

    TEMPO.CO, Jakarta - PT MRT Jakarta  meningkatkan kewaspadaan di malam takbiran Selasa 4 Juni 2019. MRT Jakarta mengantisipasi membeludaknya penumpang yang ingin merayakan takbiran menggunakan rangkaian kereta moda raya terpadu tersebut.

    Baca:
    Malam Takbiran, Ancol Sediakan 29 Ribu Parkir

    "Kewaspadaan di pintu masuk stasiun tapi kalau estimasi dan proyeksi kami masih berjalan kondusif," kata Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin saat dihubungi, Selasa 4 Juni 2019.

    Antisipasi dilakukan karena antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan MRT saat libur Lebaran 2019 cukup tinggi. Angkanya pada akhir pekan pertama di masa liburan itu melampaui angka penumpang saat akhir pekan biasa.

    "Dari biasanya 40 ribu penumpang bertambah menjadi sekitar 60 ribu," kata Kamaludddin sambil menambahkan, "Animonya naik di atas rata-rata. Untuk hitungan liburan sudah cukup tinggi." 

    PT MRT tak menambah jumlah petugas untuk peningkatan keamanan itu. Pemeriksaan pun, tutur Kamaluddin, tetap dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). "Jadi sudah kami berikan instruksi pengamanan supaya terus waspada di masa liburan ini," ucap dia.

    Baca:
    Malam Takbiran BMKG Jakarta Cerah Berawan

    Jam operasional MRT pada hari ini ataupun pada libur Lebaran 2019 berjalan seperti biasa, yakni pukul 05.00-24.00 WIB. Hanya saja, waktu tunggu kereta berkisar 10 menit, dibandingkan hari biasa yang 5 menit.

    Waktu tunggu lebih lama karena PT MRT Jakarta hanya mengoperasikan tujuh rangkaian kereta per hari selama libur Lebaran pada 1-9 Juni 2019. Jumlah tersebut hanya setengah dari yang biasanya dioperasika.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.