Lebaran, Keluarga Jenguk Ratna Sarumpaet di Rutan Polda Metro

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (kiri) bersalaman dengan terdakwa Ratna Sarumpaet seusai menjadi saksi pada sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di PN Jakarta Selatan, Selasa, 7 Mei 2019. Fahri mengaku memberikan pernyataan keras atas penganiayaan Ratna Sarumpaet untuk mendesak penegak hukum untuk segera mengusut kasus itu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah (kiri) bersalaman dengan terdakwa Ratna Sarumpaet seusai menjadi saksi pada sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong atau hoaks di PN Jakarta Selatan, Selasa, 7 Mei 2019. Fahri mengaku memberikan pernyataan keras atas penganiayaan Ratna Sarumpaet untuk mendesak penegak hukum untuk segera mengusut kasus itu. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Terdakwa kasus berita bohong Ratna Sarumpaet menjalankan salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Rutan Polda Metro Jaya pada Rabu, 5 Juni 2019. Usai salat, Ratna mengatakan keluarganya akan menjenguk pada pukul 11.00 nanti.

    Baca: Polisi Kembangkan Kasusnya, Ratna Sarumpaet: Saya Stres

    "Iya keluarga semua, keluarga besar," kata Ratna di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu, 5 Juni 2019.

    Ratna mengaku dalam keadaan sehat. Kendati harus merayakan Lebaran di dalam rumah  tahanan, Ratna tetap dapat menikmati hidangan khas lebaran. "Makan lontong," kata dia.

    Ratna Sarumpaet telah ditahan di Rutan Polda Metro jaya sejak 5 Oktober 2018. Dia ditangkap ketika hendak terbang menuju ke Cile, untuk menghadiri sebuah konferensi perempuan. Permohonan penangguhan penahanannya telah berulang kali diajukan, namun selalu ditolak.  

    Dalam kasus berita bohong, Ratna telah mengajukan nota pembelaaan atau pleidoi atas tuntutan jaksa penuntut umum 6 tahun kurang penjara. Ratna menilai jaksa tidak berhasil membuktikan pasal yang didakwakan. Khususnya, unsur keonaran dalam cerita bohong ihwal penganiayaan yang dikarangnya.

    Baca: Ratna Sarumpaet Dituntut 6 Tahun Bui, Ini 4 Faktor Memberatkan

    Menurut Ratna Sarumpaet, jaksa terkesan memaksakan tuntutan tersebut dengan melihat fenomena kegaduhan di sosial media. "Dari awal saya merasa ini ditekan, dipaksakan harus terjadi Ratna harus ditahan," ujar tersangka kasus hoax itu usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 28 Mei 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?