Ketua MPR Puji Aksi Anies Baswedan Pada Rusuh 22 Mei

Reporter:
Editor:

Wahyu Dhyatmika

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua MPR Zulkifli Hasan berfoto bersama istri masing-masing di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Juni 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua MPR Zulkifli Hasan berfoto bersama istri masing-masing di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Juni 2019. Tempo/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan memuji kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengantisipasi kerusuhan dan membebaskan biaya rumah sakit bagi korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Zulkifli mengaku dia sudah melihat langsung kondisi korban di Rumah Sakit Tarakan dan Rumah Sakit Pelni, Jakarta.  

    "Semua yang masuk rumah sakit, semuanya free," ujar Zulkifli saat menyambut kedatangan Anies yang mengunjungi dirinya dalam acara open house di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Juni 2019. Menurut Zulkifli, dengan membebaskan biaya operasi dan perawatan maka Pemprov DKI telah membantu meringankan beban masyarakat. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan korban kerusuhan 22 Mei sebagian berprofesi sebagai pedagang keliling dan tukang ojek. "Belum tentu (mereka) ikut demo," ujarnya. 

    BACA: Polisi Akan Selidiki Dalang di balik Kerusuhan 22 Mei

    Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengumumkan pemerintah DKI Jakarta akan menanggung biaya pengobatan masyarakat yang menjadi korban dalam Aksi 22 Mei 2019. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJS atau Dinas Kesehatan. Menurut dia, hal itu sesuai dengan UU Kesehatan nomor 35 dan Permenkes 64 tentang penanggulangan kesehatan.  

    Menanggapi pujian Zulkifli, Anies Baswedan menegaskan kondisi keamanan ibu kota saat ini sudah terkendali. Dia  menyebut pawai malam takbiran yang sudah kembali diberi izin pun bisa berlangsung damai. "Ini menandai kondisi Jakarta yang kondusif. Bahkan masyarakat merasakan perayaan tadi malam," ungkap Anies. 

    BACA: Tersangka Pelaku Rusuh 22 Mei Hilang Setelah Diciduk Polisi

    Data dari Dinkes DKI menyebutkan  347 orang luka dalam kerusuhan 22 Mei. Tercatat 271 luka ringan, 16 luka berat,dan 33 orang nontrauma. Sebanyak delapan (8) orang meninggal dunia dalam kerusuhan yang berawal dari unjuk rasa menolak hasil pemilu di Kantor Bawaslu. 

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips untuk Membersihkan Rumah Saat COVID-19

    Kebersihan rumah menjadi salah satu hal yang penting saat pandemi COVID-19.