Seluruh Museum di Objek Wisata Kota Tua Mulai Buka

Reporter:
Editor:

Fransisco Rosarians Enga Geken

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berfoto di pelataran Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Selasa, 20 November 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung berfoto di pelataran Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Selasa, 20 November 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Norviadi Setio Husodo mengatakan, seluruh museum yang berada di kawasan Objek Wisata Kota Tua mulai beroperasi hari ini. Bahkan, jam operasional museum yang biasanya hanya mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, diperpanjang hingga pukul 20.00 WIB.

    “Pada hari pertama lebaran tutup. Sekarang sudah buka semua,” kata Norviadi, Kamis, 6 Juni 2019.

    BACA: Ini Tempat Wisata Alternatif di Ibu Kota Selain Mall

    Beberapa museum di kawasan Objek Wisata ini adalah Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Bahari, dan yang terbaru Museum Magic Art 3D.

    Salah seorang pengunjung, Bunga Rosdiana, umur 17 tahun, mengatakan museum di kawasan Kota Tua menjadi pilihan karena luas dan banyaknya pilihan kegiatan. Menurut dia, koleksi museum di kawasan ini masih cukup menarik meski sudah berulang kali dikunjungi.

    Selain itu, alasan lain wisata ini menjadi pilihan karena harga tiket yang sangat terjangkau. "Karcisnya murah, saya masuk Museum Sejarah Jakarta cuma bayar Rp5.000. Selain itu, di sini banyak tempat untuk selfie(berswafoto)," ujar dia.

    Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung yang signifikan pada musim libur Lebaran, pihak UPK Kota Tua telah mengerahkan secara penuh sumber daya yang ada untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan ketersediaan listrik di kawasan wisata tersebut.

    BACA: Kemenhub dan Polri Pantau Lalu Lintas Dekat Area Wisata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.