Hari Kedua Libur Lebaran, Pengunjung Ancol Meningkat Tajam

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto aerial suasana pengunjung Pantai Karnaval Ancol pada libur Lebaran hari kedua di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Foto aerial suasana pengunjung Pantai Karnaval Ancol pada libur Lebaran hari kedua di Jakarta, Kamis, 6 Juni 2019. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta -Pengunjung yang berwisata ke Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, di hari kedua libur Lebaran 2019 meningkat 20 persen ketimbang tahun lalu.

    Corporate Communications PT Taman Impian Jaya Ancol Rika Lestari mengatakan bertambahnya animo masyarakat karena adanya acara dan wahan baru.

    BACA : 83 Wisatawan Padati MRT Jakarta di Hari Kedua Lebaran

    "Selain itu tidak ada kenaikan harga tiket rekreasi, bahkan ada promo menarik di unit rekreasi," kata Rika dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 Juni 2019.

    Rika memaparkan jumlah pengunjung Ancol pada Kamis, 6 Juni 2019 mencapai 120.191 orang. Sementara mobil yang masuk tercatat 13.191 unit dan motor 12.530 unit. Tahun sebelumnya, warga yang rekreasi di Ancol sebanyak 101.452 orang.

    Libur Lebaran kali ini PT Taman Impian Jaya Ancol menargetkan bisa meraih total 436 ribu pengunjung. Unit rekreasi yang terfavorit adalah Dufan, Atlantis, Ocean Dream Samudra, dan Seaworld. Keempat unit ini memiliki beberapa wahana yang baru diluncurkan saat Lebaran 2019.

    Dinas Pariwisata DKI Jakarta mencatat jumlah kunjungan ke destinasi wisata di hari kedua Lebaran tahun ini meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan tahun lalu, yakni 318.070 pengunjung. Sementara tahun lalu, jumlah pengunjung tempat wisata hanya 112.161 orang.

    Beberapa tempat wisata yang didatangi di hari-hari libur Lebaran antara lain Ancol, Monumen Nasional, Kota Tua, Taman Mini Indonesia Indah, dan Kepulauan Seribu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.