Diskon 50 Persen Tiket Masuk PRJ, Begini Caranya

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertunjukan tarian selamat datang pada pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pertunjukan tarian selamat datang pada pembukaan Jakarta Fair Kemayoran 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    JAKARTA- Masyarakat yang hendak mengunjungi Pekan Raya Jakarta atau PRJ alias Jakarta Fair 2019 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, dapat memanfaatkan aplikasi DANA untuk membeli tiket masuk sekaligus potongan harga 50 persen.

    Berdasarkan akun media sosial Twitter resmi @JakartaFaidID, pengunjung yang membeli tiket masuk PRJ menggunakan DANA akan mendapatkan potongan harga 50 persen. “Beli tiket masuk dengan DANA bisa mendapat CASHBACK 50% (maksimal 20ribu) untuk semua user dan DISKON Rp. 25.000 untuk user baru,” tulis akun tersebut pada Sabtu, 8 Juni 2019.

    BacaIni Pintu Masuk Alternatif ke PRJ Hindari Antrean Panjang

    Jakarta Fair digelar selama 40 hari mulai 23 Mei hingga 1 Juli 2019. Jakarta Fair ke-51 ini menjadi ajang arena pameran dan hiburan terbesar se-Asia Tenggara seperti penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya.

    PRJ akan dibuka untuk masyarakat umum sejak pukul 15.30 WIB-22.00 WIB (Senin-Kamis), 15.30 WIB-23.00 WIB (Jumat), dan 10.00 WIB-23.00 WIB (Sabtu,Minggu, dan Hari libur nasional). Harga tiketnya pun bervariasi, Senin-Kamis Rp 25.000/ per orang, Jumat Rp 30.000, dan Sabtu-Minggu Rp 35.000 per orang.

    Tahun ini Jakarta Fair diikuti oleh 2.700 perusahaan peserta dalam 1.500 stan yang memamerkan berbagai produk unggulan dengan diskon. Para penyelenggara Jakarta Fair juga melibatkan para pengusaha kecil, mikro dan koperasi dari seluruh Indonesia yang akan menempati Hall-B3 dan Hall-C3.

    ADAM PRIREZA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.