Ratna Sarumpaet Kantongi Surat Pengantar ke Rumah Sakit Tapi ...

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (berdiri) berbincang dengan keluarganya sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. Ratna menilai jaksa tidak berhasil membuktikan pasal yang didakwakan terutama unsur keonaran dalam kasus cerita bohong soal penganiyaan yang dikarangnya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet (berdiri) berbincang dengan keluarganya sebelum menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. Ratna menilai jaksa tidak berhasil membuktikan pasal yang didakwakan terutama unsur keonaran dalam kasus cerita bohong soal penganiyaan yang dikarangnya. ANTARA/Muhammad Iqbal

    TEMPO.CO, JakartaRatna Sarumpaet belum bisa meninggalkan Rumah Tahanan Polda Metro Jaya meski telah mengantongi surat pengantar rujukan ke rumah sakit. Surat pengantar dari Klinik Pratama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) diterima terdakwa penyebar hoax itu pada Senin malam, 10 Juni 2019.

    Baca:
    Pengembangan Kasus Ratna Sarumpaet, Polisi Bidik Penyebar Hoax?

    Informasi surat pengantar itu disampaikan kuasa hukum Ratna, Insank Nasruddin, Selasa 11 Juni 2019. Saat ini, kata dia, Ratna masih harus menunggu keputusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

    "Karena beliau kan dalam status penahanan pengadilan majelis hakim. Tentunya, walaupun Biddokes sudah mengeluarkan surat pengantar untuk dirujuk ke rumah sakit, yang menentukan majelis hakim di rumah sakit mana yang harus dirujuk," ucap Insank.

    Menurut Insank, kliennya memang harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sebabnya, sejumlah keluhan kesehatan yang dialami perempuan berusia 79 tahun itu seperti tekanan darah tinggi, nyeri di belakang leher, dan kepala pusing.

    Baca:
    Eggi Sudjana dan Ratna Sarumpaet Dijenguk Anak Cucu di Rutan Polda

    Untuk meyakinkan kondisi kliennya itu, Insank mengatakan jaksa harus menghubungi Biddokkes Polda Metro Jaya. Sebab, dia menambahkan, yang menghadirkan Ratna Sarumpaet saat sidang adalah Jaksa. Yang terdekat adalah sidang pleidoi pada Selasa, 18 Juni 2019, setelah dituntut enam tahun penjara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.