Ratna Sarumpaet Minta Izin Berobat, Ada Apa dengan Lehernya?

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa kasus berita bohong Ratna Sarumpaet usai salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu, 4 Juni 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    Terdakwa kasus berita bohong Ratna Sarumpaet usai salat Idul Fitri 1440 Hijriah di Rutan Polda Metro Jaya, Rabu, 4 Juni 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Kuasa hukum terdakwa kasus berita bohong Ratna Sarumpaet, Insank Nasruddin, mengatakan kliennya sedang mengalami sakit nyeri di leher bagian belakang, sehingga minta izin berobat dari polisi. "Saat ketemu tadi, Bu Ratna bilang sakitnya bukan terjadi tadi malam saja, tapi sebelum Lebaran beliau sudah merasakan, namun belum parah seperti saat ini," kata Insank usai bertemu Ratna di Polda Metro Jaya, Selasa, 11 Juni 2019.

    Baca juga: Ratna Sarumpaet Kantongi Surat Pengantar ke Rumah Sakit Tapi ...

    Insank mengatakan telah meminta surat keterangan kepada Bidang Kedokteran Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya. Menurut Insank, keterangan dokter menunjukkan tekanan darah Ratna tinggi. "Sehingga beliau merasakan nyeri di leher bagian belakang dan pusing," kata dia.

    Karena itu, Insank mengatakan pihak akan mengirim permohonan izin berobat di rumah sakit kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Surat itu rencananya dikirim besok, Rabu, 12 Juni 2019.

    Insank menegaskan, pihaknya tidak akan meminta penangguhan penahanan untuk Ratna. "Setelah berobat, ditahan lagi silakan," ujar Insank.

    Dalam kasus berita bohong yang menjeratnya, Ratna Sarumpaet telah mengajukan nota pembelaaan atau pleidoi atas tuntutan jaksa penutut umum 6 tahun penjara. Ratna menilai jaksa tidak berhasil membuktikan pasal yang didakwakan. Khususnya, unsur keonaran dalam cerita bohong ihwal penganiyaan yang dikarangnya.

    Baca juga: Ahmad Dhani akan Dikembalikan ke Cipinang Usai Vonis Kasus Idiot

    Menurut dia, jaksa terkesan memaksakan tuntutan terhadap Ratna sarumpaet dengan melihat fenomena kegaduhan di sosial media. "Dari awal saya merasa ini ditekan, dipaksakan harus terjadi Ratna harus ditahan," ujar Insank usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 28 Mei 2019. 
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.