Sambut Mudik Gratis DKI, Anies Baswedan Diberi Oleh-oleh

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama peserta mudik gratis DKI di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama peserta mudik gratis DKI di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Juni 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut perwakilan peserta mudik gratis DKI di Balai Kota, Rabu pagi. Anies menyatakan, pemerintah DKI menyediakan fasilitas gratis tak hanya untuk mudik tapi juga perjalanan balik ke Ibu Kota.

    Baca: Swastanisasi Air Tak Kunjung Distop, LBH Jakarta Surati Anies

    "Banyak yang mengira cuma satu arah padahal dua arah. Jadi nanti lain kali kalau mendaftar bisa dua kali," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Juni 2019.

    Anies meminta peserta mudik gratis memberi masukan ihwal pelayanan dari pemerintah daerah. Dia berujar, kritik dan saran warga bisa menjadi pertimbangan untuk pelayanan mudik yang sama tahun depan.

    "Kita ingin nantinya program ini kita perluas. sekaligus kualitas pelayanannya kita tingkatkan," ujar Anies.

    Hari ini sekitar 43 peserta mudik gratis DKI menyambangi Balai Kota. Mereka hendak berinteraksi dan berfoto dengan Anies. Ada juga yang memberikan tiga bungkus oleh-oleh untuk Anies.

    Satu warga menceritakan tak perlu banyak mengeluarkan biaya untuk mudik tahun ini ke Jombang, Jawa Timur. Biasanya, dia harus membayar sekitar Rp 700 ribu untuk satu orang. Sementara anggota keluarganya sebanyak enam orang. 

    Baca: Kerusuhan 22 Mei, Ini Beda Ceramah Ustad Lancip dari Data Anies

    Pemerintah DKI menggelontorkan anggaran Rp 14 miliar untuk program perjalanan pulang pergi mudik gratis tahun ini. Dalam akun pribadi Instagramnya, Anies menjelaskan angka itu termasuk untuk biaya sewa bus Rp 11,487 miliar, sewa 62 truk pengangkut motor, pajak, pengawasan, pelaksanaan dan pengelolaan acara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.