Selesai Diperiksa, Kivlan Zen Akan Dikonfrontir dengan Habil Marati

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menjawab pertanyaan awak media sebelum diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019. Dia menjelaskan pemeriksaannya berkaitan dengan pertemuan di Tebet yang mengagas unjuk rasa untuk meminta Bawaslu mendiskualifikasi Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Mantan Kepala Staf Kostrad Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen menjawab pertanyaan awak media sebelum diperiksa di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2019. Dia menjelaskan pemeriksaannya berkaitan dengan pertemuan di Tebet yang mengagas unjuk rasa untuk meminta Bawaslu mendiskualifikasi Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus makar dan kepemilikan senjata api ilegal, Mayjen (Purn) Kivlan Zen telah selesai diperiksa sebagai saksi politikus PPP Habil Marati, Senin malam.

    Baca: Polisi Periksa Lagi Kivlan Zen, Terkait Aliran Dana Habil Marati

    Kivlan diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sejak pukul 11.00 WIB dan selesai sekitar pukul 20.40 WIB. "Total ada 23 pertanyaan kurang lebih yang ditanyakan penyidik," kata pengacara Kivlan, Muhammad Yuntri, di Polda Metro Jaya, Senin malam, 17 Juni 2019.

    Penyidik menggali soal aliran dana dari Habil Marati yang diduga akan digunakan untuk membunuh empat tokoh nasional. Meski begitu, kata Yuntri, pihaknya tetap membantah hal itu. Ia mengatakan tak ada aliran dana yang mengarah ke pembunuhan dan pengadaan senjata.

    Menurut Yuntri, besok polisi akan mengkonfrontasi seluruh tersangka dan saksi yang terlibat dalam kasus percobaan pembunuhan itu. "Semua saksi termasuk Iwan Kurniawan dan Habil Marati. Dikonfrontasi tentang kesaksian mereka dan keterlibatan Pak Kivlan soal aliran dana khususnya terkait Habil Marati," ujar Yuntri. "Kalau tidak terbukti, kami akan minta kasus Pak Kivlan ditutup."

    Polisi menangkap Habil Marati atas dugaan kasus makar. Dugaan keterlibatan Habil Marati dalam rencana pembunuhan 4 tokoh nasional terungkap dalam penelusuran Majalah Tempo ihwal aktor-aktor yang ada di balik kerusuhan 22 Mei lalu.

    Baca: Polisi: Pemeriksaan Kivlan Zen Terkait Uang Pembelian Senjata

    Habil Marati disebut pernah memberikan uang sebesar Rp 60 juta kepada Iwan Kurniawan. Iwan adalah mantan anak buah Kivlan Zen. Eks tentara yang desersi pada 2005 ini diduga diminta Kivlan untuk melakukan pembunuhan terhadap sejumlah pejabat negara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.