Bekasi Mulai Uji Penghafal Alquran yang Daftar ke SMP Negeri

Ilustrasi mengaji. Tempo/Budi Purwanto

TEMPO.CO, Bekasi - Dinas Pendidikan Kota Bekasi mulai menguji para penghafal Alquran yang mendaftar ke SMP Negeri di wilayah setempat. Tahun ini, pemerintah memberikan kuota dua persen kepada penghafal Alquran di sekolah negeri.

"Kami melibatkan Kementerian Agama untuk menguji hafalan Alquran calon siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Inayatullah, Rabu, 19 Juni 2019.

Baca: UNJ Terima 6.000 Mahasiswa, Ada Jalur untuk Hafiz Al-Quran

Inay mengatakan syarat yang ditetapkan, yaitu calon bisa menghafal mulai 10 juz, dari juz 1 sampai 10, 11 sampai 20 dan 21 sampai 30. Menurut dia, calon siswa penghafal juz 1-10 akan diberikan 100 poin, sedangkan untuk juz 11-20 diberikan 200 poin dan juz 21-30 diberikan 300 poin.

"Poin ini nantinya akan diakumulasi dengan nilai ujian ketika mendaftar di sekolah yang dituju," kata Inay.

Inay mengatakan penerimaan jalur ini bagian dari jalur prestasi sebesar enam persen. Diantaranya nilai USBN tiga persen, prestasi di bidang akademik dan non-akademik seperti altet kuotanya satu persen, dan ketiga pretasi tahfidz Alquran kuotanya dua persen. "Untuk zonasi 93 persen, dan perpindahan orang tua 1 persen," kata dia.

Baca: UGM Belum Buka Jalur Masuk Penghafal Kitab Suci

Daya tampung sekolah negeri tahun ajaran 2019/2020 jenjang SMP Negeri sebanyak 14.544 siswa terdiri dari 56 sekolah. Adapun tahapan pra pendaftaran telah dimulai sejak pekan ini sampai akhir bulan. Pendaftaran secara online dibuka pada 1 Juli mendatang.

Menurut Inay, jalur penghafal Alquran dalam proses PPDB tingkat SMPN di Kota Bekasi ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada siswa yang berpretasi dalam bidang agama. Selain itu, kata dia, hal ini bertujuan untuk mengembangkan bibit muda para penghafal Al quran.






Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

1 hari lalu

Kantor NasDem Bekasi Utara Dibobol Maling, Pengurus: Indikasi Teror

Pengurus DPD NasDem Kota Bekasi menduga pencurian di kantor partainya di Bekasi Utara ada indikasi teror karena dokumen penting ikut hilang


Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

1 hari lalu

Kantor NasDem di Bekasi Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Raib

Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai NasDem Bekasi Utara kemalingan. Laptop dan uang ratusan juta rupiah ikut raib


Ketahui 10 Nama Malaikat dalam Islam, Berikut Sifat dan Tugas-tugasnya

3 hari lalu

Ketahui 10 Nama Malaikat dalam Islam, Berikut Sifat dan Tugas-tugasnya

Sebagai umat muslim, salah satu rukun iman adalah beriman pada malaikat Allah. berikut 10 nama malaikat, sifat dan tugas-tugasnya.


Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

6 hari lalu

Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Gus Yahya menilai Rasmus Paludan orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.


Ketahui Perbedaan Wakaf dan Hibah dalam Hukum Islam

9 hari lalu

Ketahui Perbedaan Wakaf dan Hibah dalam Hukum Islam

Tak jarang, orang merasa kebingungan tentang perbedaan antara wakaf dan hibah. Sebab, keduanya hampir sama. Ini penjelasannya.


Mengenal Zaid bin Tsabit, Orang Pertama yang Menulis dan Mencatat Wahyu

9 hari lalu

Mengenal Zaid bin Tsabit, Orang Pertama yang Menulis dan Mencatat Wahyu

Zaid bin Tsabit merupakan sahabat nabi yang dipilih untuk menulis dan mencatat wahyu


Cara Pembagian Warisan Menurut Hukum Islam Terdapat dalam Alquran Surat An-Nisa Ayat 11

9 hari lalu

Cara Pembagian Warisan Menurut Hukum Islam Terdapat dalam Alquran Surat An-Nisa Ayat 11

Cara pembagian warisan dalam hukum Islam telah diatur dalam Alquran, khususnya surat An-Nisa ayat 11. Bagaimana bunyinya?


Memahami Perbedaan Mushaf dengan AlQuran Sebagai Wahyu

9 hari lalu

Memahami Perbedaan Mushaf dengan AlQuran Sebagai Wahyu

Penertiban mushaf saat membukukan AlQuran dilakukan untuk menjaga keutuhan dan kemurnian wahyu Allah.


5 Kali Rasmus Paludan Lakukan Pembakaran Alquran di Swedia, Terakhir di Luar Kedutaan Turki Stockholm

10 hari lalu

5 Kali Rasmus Paludan Lakukan Pembakaran Alquran di Swedia, Terakhir di Luar Kedutaan Turki Stockholm

Rasmus Paludan bukan pertama kali bakar Alquran, setidak telah 5 kali ia lakukan. Dan, terakhir di luar Kedutaan Turki di Stockholm, Swedia lalu.


Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

10 hari lalu

Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

Politikus sayap kanan, Rasmus Paludan, membakar salinan Alquran dalam demonstrasi menolak Swedia bergabung NATO dan protes terhadap Turki