Penyebab Polisi Belum Periksa Penabrak Petugas PPSU Sellha Purba

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Sellha Purba saat sedang menyapu jalanan. Ia merupakan salah satu petugas PPSU alias Pasukan Oranye yang bertugas di Kelapa Gading, Jakarta. Facebook.com

    Foto Sellha Purba saat sedang menyapu jalanan. Ia merupakan salah satu petugas PPSU alias Pasukan Oranye yang bertugas di Kelapa Gading, Jakarta. Facebook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi belum dapat meminta keterangan secara lengkap dari Anang Dwi Prasetyo, pemuda yang menabrak petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau petugas PPSU Sellha Purba di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa pagi, 25 Juni 2019.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Metro Jakarta Utara Ajun Komisaris Besar Agung Pitoyo mengatakan hal itu dikarenakan Anang belum dapat berbicara dengan lancar. Bagian mulutnya harus dijahit lantaran luka-luka saat kecelakaan.

    Baca: Sellha Purba, Petugas PPSU Tertabrak Motor, Harus Operasi Otak

    “Sudah diperiksa tapi belum maksimal ya. Karena mulutnya masih dijahit. Dagunya itu,” kata Agung saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu, 26 Juni 2019.

    ADVERTISEMENT

    Agung menjelaskan saat ini Anang telah keluar dari Puskesmas Kelapa Gading. Polisi baru dapat memeriksa surat-surat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-3135-ULA yang Anang kendarai saat kejadian. “Surat-suratnya lengkap,” kata dia.

    Pada Selasa pagi sekitar pukul 05.30 WIB, Sellha yang tengah menyapu bahu jalan di bagian kiri terserempet Anang yang sedang mengendarai motor menuju tempat kerjanya hingga jatuh. Perempuan muda yang tinggal di Cilincing, Jakarta Utara itu mengalami memar pada kepala belakang dan kanan, kuping kanan sobek, serta lecet di hidung.

    Baca: Sellha Purba, Petugas PPSU yang Sempat Viral, Tertabrak Motor

    Direktur Utama RSUD Koja, Ida Bagus Nyoman Banjar mengatakan Sellha harus menjalani operasi karena mengalami pendarahan sedang di otak akibat kecelakaan itu. Menurut Ida, operasi akan disusul dengan perawatan medis lainnya hingga waktu yang belum bisa ditentukan. "Ditangani dokter spesialis syaraf, dokter spesialis bedah syaraf, dan lain-lain. Kita sama-sama berdoa agar korban cepat diberikan kesembuhan," kata dia, Selasa malam.

    Ida memberikan keterangan ketika mendampingi Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim, membesuk Sellha. Ali mengatakan seluruh biaya tindakan medis maupun perawatan nantinya ditanggung melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan."Keluarga menyerahkan kasus hukumnya ke kepolisian," kata Ali.

    Petugas PPSU Sellha Purba sempat viral saat netizen mengunggah foto dirinya yang tengah mengenakan seragam oranye Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI Jakarta. Gadis yang bertugas sebagai penyapu jalan di Kelapa Gading, Jakarta Utara, itu pun sering mengunggah foto-foto dirinya saat sedang bekerja.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.