Video Viral di Sentul, Dewan Masjid Indonesia: Sabar, Ini Ujian

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Syafruddin di sekretariat DMI Jakarta Selatan, Senin 1 Juli 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Syafruddin di sekretariat DMI Jakarta Selatan, Senin 1 Juli 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, JAKARTA - Dewan Masjid Indonesia meminta Kepolisian dan Majelis Ulama Indonesia mengusut secara tuntas insiden di Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor, secara terbuka agar tidak memicu kegaduhan di masyarakat. Seperti terlihat dalam video viral, seorang wanita masuk masjid sambil membawa anjing.

    Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia, Syafruddin, meminta umat Islam, termasuk ormas, untuk bersabar dalam menghadapi kejadian ini. Dia menyatakan tak ingin masalah di Sentul pemicu perpecahan di masyarakat. "Kepada umat Islam untuk bersabar karena ini adalah ujian," ujarnya. dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, hari ini, Senin, 1 Juli 2019.

    BacaVideo Viral Wanita Bawa Masuk Anjing ke Masjid, Ini Kata Polisi 

    Syafruddin pun menilai tindakan perempuan berinisial SM itu mencederai umat Islam karena melanggar syariat. Insiden di dalam mesjid kemudian viral di media sosial. "Apa pun alasannya apa pun kondisi dan latar belakangnya, Dewan Masjid Indonesia mengutuk kejadian tersebut."

    Video viral berdurasi 1 menit 9 detik tentang SM yang menggendong anjing lalu masuk Masjid Al Munawaroh pada Ahad siang, 30 Juni 2019. SM terlihat cekcok mulut dengan seorang pria yang diduga suaminya di dalam masjid tersebut. Orang-orang di dalam masjid berusaha membawa SM keluar. Bukannya mereda, wanita tersebut makin meradang hingga membuat seisi masjid gaduh.

    Kepala Subbagian Humas Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspita Lena mengatakan, SM masuk masjid karena mencari suaminya. Polisi telah memeriksa SM dan sejumlah saksi di Kantor Polres Bogor. “Yang bersangkutan hendak mencari suaminya dengan bantuan anjing," ucapnya, Ahad lalu.

    Selanjutnya, Syafruddin juga meminta Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia agar mengambil sikap atas kejadian dalam video viral di masjid tersebut agar tidak mengganggu stabilitas negara, termasuk memfasilitasi pembicaraan lintas agama dalam menyikapi kejadian tersebut.

    TAUFIQ SIDDIQ | ADE RIDWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.