Soal Anjing Masuk Masjid, Kapolres Bogor: Mati dan Masuk BAP

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masjid Al-Munawaroh, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin 1 Juli 2019. Lokasi ini sempat gaduh karena seorang perempuan datang bawa anjing masuk masjid. TEMPO/ADE RIDWAN

    Masjid Al-Munawaroh, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Senin 1 Juli 2019. Lokasi ini sempat gaduh karena seorang perempuan datang bawa anjing masuk masjid. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi menyatakan telah menerima anjing kecil hitam dalam video viral peristiwa di Masjid Al-Munawaroh, Sentul City, Kabupaten Bogor. Hanya, anjing masuk masjid itu diterima sudah mati. 

    Baca: Langsung Dikubur, Kematian Anjing Masuk Masjid Jadi Misteri

    "Anjing kami temukan dalam keadaan mati dan sudah kami masukkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan)," kata Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Andy M. Dicky dalam keterangan yang disampaikannya di RS Polri Kramat Jati, Rabu 3 Juli 2019.

    Dicky menuturkan, anjing tersebut menjadi satu di antara empat barang bukti yang digunakan dalam menetapkan SM (52 tahun), pemilik anjing, tersangka penistaan agama. Selain anjing, kata dia, barang bukti lain di antaranya adalah alas kaki dan pakaian milik SM. 

    SM akhirnya ditetapkan sebagai tersangka setelah video viral yang menunjukkan kehadirannya di Masjid Al-Munawaroh pada Minggu 30 Juni lalu. Dia masuk masjid tanpa melepas sepatu dan membawa serta anjingnya. Sambil marah-marah menuding suaminya menikah lagi di masjid itu, SM telah menciptakan kegaduhan di masjid itu.

    Baca: Dokter Jiwa Wanita Pembawa Ajing Masuk Masjid Angkat Bicara

    SM lalu dibawa ke kantor kepolisian setempat sementara anjingnya menghilang. Belakangan anjing itu ditemukan tergeletak mati di pinggir jalan dekat masjid. “Aparat kepolisian sudah tahu, dia foto kondisi anjingnya sebelum dikuburkan,” kata Kepala Divisi Keamanan Sentul City, Paul Kristianto.

    Seorang wanita masuk masjid mengenakan sepatu sambil membawa anjing.

    Sebelumnya, Esther Imelda dari Komunitas Gabungan Anti Kekerasan Hewan Domestik Indonesia, sempat mengabarkan kalau si hitam, sebutannya untuk anjing itu, mati ditabrak mobil. Namun dia menyatakan tidak melihatnya secara langsung.

    "Berdasarkan informasi yang saya terima dari pihak Sentul City bagian penataan lingkungan (divisi keamanan), dan mereka yang menemukan anjing itu," katanya tentang sebab kematian si hitam ditabrak mobil.

    Baca: Bawa Anjing Masuk Masjid, SM Resmi Tersangka Penistaan Agama

    Esther mengatakan mendengar rumor lain tentang sebab kematian anjing masuk masjid itu namun tidak mengungkapnya. "Tapi karena tidak visum jadi saya yakini sebab itu saja," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.