PPDB di Bogor, Jumlah SMPN dan SMAN Jomplang dengan Jumlah Siswa

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah siswa dan orang tua murid mendaftar seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Jakarta, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Sejumlah siswa dan orang tua murid mendaftar seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 1 Jakarta, Jakarta, Senin, 24 Juni 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahridin menegaskan jumlah SMA dan SMP Negeri di Kota Bogor masih kurang dibanding jumlah siswa yang mendaftar di Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2019.

    "Saat ini jumlah SMA negeri di Kota Bogor hanya sepuluh lokal, tidak sebanding dengan jumlah calon siswa asal Kota Bogor yang ingin ke sekolah negeri dan sebagian besar mereka tidak diterima," kata Fahrudin, Rabu, 3 Juli 2019 siang.

    Baca : Ombudsman Sesalkan DKI Jakarta Tak Terapkan PPDB Zonasi, Ada Apa?

    Dia mengatakan, kurangnya SMA Negeri sehingga saat memasuki ajaran baru minat calon siswa yang mendaftar ke sekolah negeri setiap tahunnya membludak bahkan bertambah banyak.

    "Rata-rata calon siswa didik yang mendaftar setiap tahun ke sekolah negeri bisa mencapai 5000 hingga 7000 siswa," kata dia.

    Sementara dari 10 SMA Negeri yang ada di Kota Bogor kuota masing-masing setiap sekolah hanya dapat menerima hanya sebanyak 6 (enam) kelas. "setiap sekolah negeri tiap angkatan tahun ajaran baru hanya menyediakan enam kelas dan setiap kelasnya hanya menampung sekitar 36 orang siswa," kata dia.

    Kurangnya jumlah sekolah negeri di Kota Bogor terutama untuk jenjang SMA, menjadi masalah sendiri pada saat penerumaan siswa baru tiap tahunya akan diserbu calon siswa.

    "Akan tetapi semua siswa yang tidak masuk ke sekolah negeri masih dapat tertampung di sekolah swasta yang jumlahnya cukup banyak," ujar dia.

    Baca : PPDB Bekasi, Siswa ke Sekolah Swasta Diimingi Subsidi Rp 15 Ribu

    Fahrudin menambahkan sejatinya sekolah tingkat SMA Negeri di Kota Bogor jumlahnya bisa ditambah yang saat ini berjumlah 10 SMA menjadi 20 SMA Negeri. "Minimal jumlah SMA negeri di kota Bogor ada 20-an sehingga daya tampungnya bertambah banyak, sementara jumlah sekolah swasta di kota Bogor untuk SMA berjumlah 40 sekolah," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.