Jenazah Sutopo Purwo Nugroho Rencana Tiba di Jakarta 20.00 WIB

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memperlihatkan hasil foto bersama Presiden Joko Widodo di kantornya, Jumat, 5 Oktober 2018 (Andita Rahma)

    Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memperlihatkan hasil foto bersama Presiden Joko Widodo di kantornya, Jumat, 5 Oktober 2018 (Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal Doni Monardo mengatakan bahwa rencananya jenazah Sutopo Purwo Nugroho bakal dipulangkan ke Indonesia pada hari ini.

    Doni menyampaikan pemulangan jenazah Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat itu masih menunggu izin dari pihak Imigrasi Cina. 

     
    "Dijadwalkan penerbangan pesawat Garuda pada pukul 15.10 waktu Ghuangzo dan direncanakan di Soetta (Bandara Soekarno-Hatta) sekitar pukul 20.00 malam ini," ucap Doni.

    Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letnan Jenderal Doni Monardo seusai melayat ke rumah Sutopo Purwo Nugroho di Perumahan Rafless Hill, Kota Depok, Ahad, 7 Juli 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

     
    Menurut Doni, proses pengurusan administrasi pemulangan jenazah Sutopo mendapat bantuan dari pemerintah. Mantan Panglima Kodam Siliwangi ini menyebut bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ikut berkoordinasi dengan pihak Imigrasi Cina. 
     
    "Termasuk juga Menko Maritim kebetulan lagi ada tugas di Ghuangzo tadi pagi ikut melayat Pak Topo di RS Ghuangzo dan Pak Luhut dan staf telah ikut membantu mempermudah kepulangan Pak Topo dari Ghuangzo," demikian Doni.

    Baca : Sutopo Purwo Nugroho Berpulang, Begini Penuturan Istrinya

     
    Sutopo Purwo Nugroho meninggal di St Stamford Modern Cancer Hospital, Guangzhou, Cina, pada Ahad hari ini pukul 02.00 waktu setempat. Pria berusia 49 tahun itu meninggal dalam perjuangannya melawan penyakit kanker paru-paru. Sejak awal Januari 2018, Sutopo divonis mengidap kanker stadium 4B. Dia menjalani perawatan sejak 15 Juni 2019.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.