Polusi Digugat, DKI Tambah 10 Alat Ukur Kualitas Udara PM 2,5

Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) Dinas Lingkungan Hidup Pemerintahan DKI JAKARTA yang berada di Bundaran HI menunjukan kualitas udara dalam kategori sedang pada Sabtu siang 6 Juli 2019. Tempo/Taufiq Siddiq

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI akan menambah 10 alat baru pengukur kualitas udara dengan particulate matter atau PM 2,5 setelah polusi udara Jakarta digugat ke pengadilan.

Baca: Polusi Udara Terburuk, Jakarta Hanya Punya 8 Pemantau Udara

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Andono Warih mengatakan pemerintah daerah telah menganggarkan biaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 untuk penyediaan dua alat ukur PM 2,5 tahun ini.

"Kalau tidak salah tahun depan (tambah) delapan lagi," kata Andono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juli 2019.

Andono memperkirakan satu set alat itu memakan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Seluruhnya menggunakan APBD Jakarta. Dengan adanya alat ukur ini, pemerintah DKI bakal mengetahui pemetaan kualitas udara Ibu Kota.

"Jadi bukan hanya satu (tempat) jelek. Jadi kan ada tempat-tempat lain juga yang relatif lebih bagus," ujar dia.

Sebelumnya, Andono berujar, pemerintah daerah baru memiliki delapan alat pemantau udara. Kedelapan alat itu terbagi menjadi dua jenis, yakni lima alat pemantau tetap atau permanen dan tiga alat pemantau mobile. 

Dinas LH menempatkan lima alat di kawasan Kota, Bundaran HI, Jagakarsa, Lubang Buaya, dan Kebon Jeruk. Sedangkan penempatan tiga alat pemantau mobile posisinya saat ini berubah-ubah. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji akan menambah alat tersebut. Penambahan itu bertujuan agar pihaknya memiliki data yang lebih lengkap soal kualitas udara Jakarta. 

Anies mencontohkan, selama ini data yang sering digunakan untuk melihat kualitas udara Jakarta berasal dari alat pemantau milik AirVisual yang berada di Kedutaan Besar Amerika, Gambir, Jakarta Pusat. Sehingga, menurut Anies, data yang ditunjukkan oleh AirVisual hanya di sekitar Gambir saja. 

"Jadi salah satu langkah yang akan kami kerjakan adalah memiliki alat ukur kualiatas udara lebih banyak, sehingga bisa menjangkau lebih luas di Jakarta," ujar Anies. 

Baca: Polusi Udara Digugat, Anies Tambah Alat Pengukur Kualitas Udara

Pada pekan lalu, situs penyedia peta polusi udara AirVisual mencatat bahwa DKI Jakarta merupakan kota dengan tingkat polusi udara terburuk di dunia. Laman AirVisual menyebutkan bahwa Air Quality Index-nya (AQI) memiliki nilai 208 per Rabu pagi, 26 Juni 2019 pukul 08.33 yang artinya kualitas udara di Jakarta sangat tidak sehat.






Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

1 jam lalu

Wagub Riza Patria Sebut Pergub Penggusuran Bakal Dicabut Sebelum 16 Oktober

Warga kembali berunjuk rasa di depan Balai Kota menagih janji Anies Baswedan yang mau mencabut Pergub Penggusuran


Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

1 jam lalu

Warga Kembali Gelar Aksi Tagih Janji Anies Baswedan Cabut Pergub Penggusuran

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berjanji bakal mencabut Pergub Nomor 207 Tahun 2016 alias Pergub Penggusuran


Najwa Shihab Bantah Lembek ke Anies Baswedan

2 jam lalu

Najwa Shihab Bantah Lembek ke Anies Baswedan

Founder Narasi, Najwa Shihab, mengatakan sering mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam program-programnya


Dulu JPO Dirobohkan Demi Patung Selamat Datang, Sekarang Dihalangi Halte Transjakarta

2 jam lalu

Dulu JPO Dirobohkan Demi Patung Selamat Datang, Sekarang Dihalangi Halte Transjakarta

Gubernur Anies Baswedan dulu merobohkan JPO di Bundaran HI karena dinilai menghalangi pemandangan ke arah Patung Selamat Datang.


Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Senin Besok

3 jam lalu

Anies Baswedan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Senin Besok

Sambil menunggu peresmian, korban kebakaran Pasar Gembrong bekerja bakti membersihkan kompleks Kampung Gembira Gembrong


Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

8 jam lalu

Anies Baswedan Bicara Panjang Demokrasi, Singgung Ancaman, Intimidasi, dan Pilpres

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menilai bahwa proses demokrasi di Indonesia harus dilihat secara mendalam.


Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

13 jam lalu

Peminat Walking Tour Membeludak, dan Jokowi Instruksikan MRT Jakarta Beli KCI Jadi Top 3 Metro

Peminat walking tour Jakarta yang meningkat tinggi dan dan instruksi Presiden Jokowi agar MRT Jakarta membeli KCI jadi Top 3 Metro hari ini.


Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

14 jam lalu

Anies Baswedan Gencar Resmikan Proyek Jelang Lengser, Manuver Politik Pilpres 2024?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gencar meresmikan berbagai proyek yang menjadi janji politiknya. Tancap gas politik buat pilpres 2024?


Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

15 jam lalu

Dimulai Presiden Soeharto, Berikut Sejarah Pulau Reklamasi DKI Jakarta

Gubernur Anies Baswedan memutuskan mencabut izin pulau reklamasi di Teluk Jakarta. Ia mengeluarkan peraturan gubernur.


5 Fakta Pulau Reklamasi di Era Anies Baswedan

15 jam lalu

5 Fakta Pulau Reklamasi di Era Anies Baswedan

Anies Baswedan tak bisa mencabut izin pulau reklamasi di tiga pulau yang kadung dibangun. Ketiganya adalah pulau C, D, G yang sempat disegel Anies.