Hadiri World Cities Summit, Anies ke Kolombia Selama Sepekan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada peresmian tiga JPO di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019.  TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan pada peresmian tiga JPO di Jalan Jendral Sudirman, Jakarta, Kamis 28 Februari 2019. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan akan pergi mengunjungi kota Medelline, Kolombia pada 9 - 16 Juli 2019. Kunjungan Anies ke sana untuk menghadiri perhelatan World Cities Summit (WCS).

    "Besok malam berangkatnya, dari sana saya kembali tanggal 16 Juli," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 8 Juli 2019.

    Baca: Ini Aktivitas Anies di Jepang Menjelang Demo 22 Mei 2019

    Anies menjelaskan kedatangannya ke sana merupakan undangan. Selama di Kolombia, Anies diminta penyelenggara acara untuk menjadi pembicara. "(Selama saya pergi) Pak Sekretaris Daerah yang akan menjadi Pelaksana Harian (Plh)," ujarnya.

    Dikutip dari laman resmi worldcitiessummit.com, WCS merupakan pertemuan eksklusif tahunan untuk para gubernur dan pakar industri bertemu. Dalam pertemuan itu, para pemimpin kota besar akan membahas banyak hal dan tantangan dalam mewujudkan kota yang layak ditinggali.

    Baca: Anies Lantik Pegawai Nonjob Era Ahok Jadi Kepala Dinas

    Tahun ini, WCS diadakan di kota Medelline, Kolombia. Sedangkan untuk tahun 2020, acara ini akan dihelat di Singapura.

    Sebelumnya, Anies juga pernah terbang ke Jepang pada Mei 2019. Dalam kunjungan itu, Anies menjadi pembicara dalam pertemuan Urban Mayor Summit di Tokyo. Pada bulan yang sama, ia juga terbang ke Siingapura dan menjadi pembicara tentang Perencanaan Pembangunan Kota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.