Kebakaran di Pemukiman Manggarai, Warga Berjuang Padamkan Api

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Api masih terlihat menyala di salah satu bangunan di Jalan Swadaya I, Manggarai, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.40, Rabu, 10 Juli 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Api masih terlihat menyala di salah satu bangunan di Jalan Swadaya I, Manggarai, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.40, Rabu, 10 Juli 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta -Kebakaran terjadi di Jalan Swadaya I, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu, 10 Juli 2019. Api melahap sejumlah bangunan di kawasan padat penduduk itu.

    Pantauan Tempo di lokasi, api masih menyala sekitar pukul 12.40. Asap hitam dan tebal membumbung tebal di atasnya.

    Baca : Korban Kebakaran Cipinang Ditawari Tinggal di Rusun Jatinegara

    Puluhan warga memadati gang-gang sekitar lokasi kebakaran. Mereka membantu menarik dan mendorong pipa air yang tergeletak di bagan jalan. Mobil pemadam kebakaran memang tidak bisa masuk ke titik lokasi karena jalan yang sempit, berukuran sekitar 1.5 meter.

    Api masih terlihat menyala di salah satu bangunan di Jalan Swadaya I, Manggarai, Jakarta Selatan, sekitar pukul 12.40, Rabu, 10 Juli 2019. TEMPO/M Yusuf Manurung

    "Sebelum ada petugas, kita sudah ngangkuti air ke sana," kata dia Aris, 27 tahun, warga yang ditemui Tempo di lokasi.

    Menurut Aris, sekitar pukul 10.30, api masih terlihat kecil. Menurut dia, belum ada asap hitam kala itu. Dia tidak mengetahui secara sebab kebakaran. Namun, menurut dia, api berasal dari salah satu bangunan.

    "Dari asrama di dekat situ. Jadi nyerempet ke rumah warga," kata dia.

    Baca : Musim Kemarau, Damkar Minta Warga Antisipasi Potensi Kebakaran

    Suku Dinas Kebakaran Dan Penyelamatan Jakarta Selatan telah menerjunkan 27 mobil kebakaran ke lokasi. Hingga berita ini dibuat, proses pemadaman masih berlangsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.