Polisi Selidiki Peristiwa Ambruknya Tiang Proyek Tol BORR

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pekerja membersihkan material coran semen di lokasi ambruknya salah satu tiang penyangga proyek pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA simpang Yasmin-Semplak di jalan raya KH Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu 10 Juli 2019. Salah satu tiang penyangga Tol BORR Seksi IIIA tersebut ambruk karena tidak kuat menahan beban adukan semen yang masih basah dan mengakibatkan dua pekerja luka ringan. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    Sejumlah pekerja membersihkan material coran semen di lokasi ambruknya salah satu tiang penyangga proyek pembangunan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIIA simpang Yasmin-Semplak di jalan raya KH Sholeh Iskandar, Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu 10 Juli 2019. Salah satu tiang penyangga Tol BORR Seksi IIIA tersebut ambruk karena tidak kuat menahan beban adukan semen yang masih basah dan mengakibatkan dua pekerja luka ringan. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

    TEMPO.CO, Bogor - Kepolisian Sektor Tanah Sareal melakukan penyidikan kasus ambruknya blok penyangga pier head untuk tiang beton atau pier (P109) proyek tol layang Bogor Ring Road atau tol BORR seksi III A yang berlokasi di Jalan Raya Soleh Iskandar RT 01 RW 04 Kelurahan Cibadak Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.

    "Petugas Kepolisian Sektor Tanah Sareal masih mendalami dan melakukan penyidikan ambruknya blok penyangga tiang beton (P109) saat pengecoran dilakukan oleh petugas proyek," kata Kepala Bagian Humas Kepolisian Resor Kota Bogor Kota, Ajun Komisaris Silvia Sukma Rosa Tanjung, Rabu 10 Juli 2019.

    Baca: Beton Bekisting Tiang Proyek Tol BORR Roboh, Jalan Sholeh Ditutup

    Silvia mengatakan peristiwa ambruknya blok penyangga tiang beton yang sedang dilakukan pengecoran itu terjadi pada Rabu pagi sekitar pukul 04:45 WIB. Peristiwa itu menyebabkan dua orang pekerja konstruksi mengalami luka,

    "Dua pekerja kostruksi dari PT PP (Persero) tbk dilarikan ke Rumah Sakit Hermina karena mengalami luka akibat terkena material beton yang ambruk," kata Silvia.

    Silvia mengatakan identitas kedua pekerja konstruksi yang mengalami luka dan dibawa ke RS untuk mendapatkan pengobatan medis, yakni Acil, 25 tahun dan Hanif (25). Sedangkan korban selamat dalam peristiwa itu adalah M Ilham Akbar (25), pekerja dari PT PP yang tengah melakukan pengecoran.

    Baca: Tiang Tol BORR Roboh, Komisi Keamanan Jembatan Panggil Para Pihak

    Berdasarkan keterangan para pekerja dan warga di sekitar lokasi, saat tiang bekisting penyangga itu ambuk, para pekerja sedang melakukan pengecoran. Tiga korban bersama sejumlah temannya sedang berada di atas tiang.

    Silvia mengatakan hingga saat ini, petugas gabungan dari internal PT PP dibantu oleh petugas Damkar Kota Bogor melakukan evakuasi dan pembersihan material di lokasi reruntuhan. Dalam proses evakuasi dan pembersihan itu, menggunakan alat berat. Kedua ruas jalur jalan raya Soleh Iskandar, baik dari arah Bogor menuju Parung dan arah sebaliknya ditutup total.

    "Hingga pukul 04.30 petang, arus lalu lintas dari dua arah di Jalan Raya Sholeh Iskandar masih ditutup petugas yang tengah melajukan evakuasi material beton dan membersihkan material coran yang tumpah menutupi jalan raya," kata Silvia. Dalam waktu dekat, diharapkan kedua ruas jalur jalan di lokasi ambruknya cor beton tol BORR sudah bisa beres dibersihkan dan aman untuk dilintasi kendaraan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.