Galih Ginanjar, Rey Utami, Pablo Benua Tersangka Pasal UU ITE

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galih Ginanjar (kaca mata hitam) tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat, 5 Juli 2019. Kedatangan Galih dalam rangka pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq. Tempo/Adam Prireza

    Galih Ginanjar (kaca mata hitam) tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Jumat, 5 Juli 2019. Kedatangan Galih dalam rangka pemeriksaan sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A. Rafiq. Tempo/Adam Prireza

    TEMPO.CO, Jakarta -Aktor Galih Ginanjar bersama pasangan selebritis Rey Utami dan Pablo Benua menjadi tersangka terkait penyebaran video berkonten mencemarkan nama baik melalui kanal Youtube berdasarkan laporan dari mantan istrinya Fairuz A Rapiq.

    "Ya ketiganya naik status jadi tersangka," kata pengacara Rey Utami dan Pablo Utami, Farhat Abbas saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

    Baca : Galih Ginanjar, Rey Utami, Pablo Benua Berpotensi Jadi Tersangka

    Farhat mengatakan ketiga selebritis itu langsung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya.

    Farhat menyatakan penyidik akan menentukan untuk menahan atau tidak ketiga tersangka itu setelah pemeriksaan 1x24 jam.

    Galih Ginanjar dan Rey Utami dalam program Mulut Sampah yang akhirnya bermasalah. Foto: Instagram

    "Untuk penahanan tunggu pemeriksaan 1x24 jam," ujar Farhat lagi

    Baca : Ikan Asin Galih Ginanjar, Rey Utami, Pablo Benua, dan Pelajaran yang Diambil 

    Galih Ginanjar dan dua tersangka lain dijerat Pasal 27 ayat 1 ju Pasal 43 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Tonton Juga: Rey Utami, Pablo Benua serta Galih Ginanjar Jadi Tersangka


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.