Rey, Pablo Diperiksa Tersangka Pencemaran Nama, Galih Ginanjar?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Galih Ginanjar dan Rey Utami dalam program Mulut Sampah yang akhirnya bermasalah. Foto: Instagram

    Galih Ginanjar dan Rey Utami dalam program Mulut Sampah yang akhirnya bermasalah. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta -Polisi telah menetapkan pasangan video blogger Rey Utami dan Pablo Benua serta Galih Ginanjar sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh pesinetron Fairuz A. Rafiq.

    Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iwan Kurniawan membenarkan hal tersebut. “Iya, betul. Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Iwan saat dikonfirmasi wartawan pada Kamis, 11 Juli 2019.

    Baca juga : Galih Ginanjar, Rey Utami, Pablo Benua Tersangka Pencemaran Nama

    Iwan menjelaskan, saat ini Rey Utami dan Pablo Benua masih berada di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam rangka pemeriksaan.

    Nantinya penyidik akan menentukan apakah Rey Utami dan Pablo Benua langsung ditahan atau tidak lantaran telah berstatus tersangka.

    “Untuk Galih nanti penyidik entah mau manggil atau melakukan penangkapan. Yang pasti sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tutur Iwan.

    Menurut dia, penyidik telah memiliki alat bukti serta keterangan yang cukup dari para saksi. Penyidik, kata Iwan, menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut. “Setelah diperiksa, terpenuhi unsur pidananya,” ujar Iwan.

    Tonton Juga: Rey Utami, Pablo Benua serta Galih Ginanjar Jadi Tersangka

    Laporan pencemaran nama baik Fairuz A. Rafiq di media sosial dipicu oleh konten video Galih Ginanjar tentang mantan istrinya itu pada saat diwawancarai pasangan vlogger Rey Utami dan Pablo Putra Benua.

    Laporan Fairuz tersebut tertuang dalam laporan bernomor LP/3914/VII/2019/PMJ/Dit.Reskrimus. Terlapor adalah Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Putra Benua dengan tuduhan melanggar Pasal 27 Ayat (1) juncto Pasal 45 Ayat (1) atau Pasal 27 Ayat (3) juncto Pasal 45 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

    Galih Ginanjar telah diperiksa sebagai saksi terlapor pada Jumat, 5 Juli 2019. Selama 13 jam pemeriksaan, penyidik mencecar Galih dengan 46 pertanyaan.

    Baca juga : Kasus Pencemaran Nama Baik, Galih Ginanjar Dicecar 46 Pertanyaan

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono sebelumnya mengatakan pada saat itu Galih mengakui kalau tujuannya dalam video itu untuk mempermalukan Fairuz A Rafiq, mantan istrinya.

    “Dari Pak Galih Ginanjar sendiri ngomong untuk mempermalukan. Itu sudah (masuk) dalam Berita Acara Pemeriksaan,” tutur Argo.

    Catatan:
    Judul tulisan ini telah diubah berdasarkan keterangan tambahan nara sumber demi akurasi, pada Kamis, 11 Juli 2019 pukul 11.00. Terima kasih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.