Polisi Bantah Ada Pemeriksaan Wali Kota Depok Soal Ijazah Palsu

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Depok, Mohammad Idris. twitter.com

    Walikota Depok, Mohammad Idris. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono membantah adanya pemeriksaan terhadap Mohammad Idris, Wali Kota Depok di Direktorat Reserse Kriminal Umum hari ini, Kamis, 11 Juli 2019.

    “Tidak ada agenda pemeriksaan itu,” kata Argo lewat pesan pendek.

    Sebelumnya beredar di aplikasi percakapan WhatsApp yang menyatakan kalau Idris hari ini akan diperiksa di Ditkrimum Polda Metro Jaya pukul 10.00 WIB terkait kasus dugaan ijazah palsu.

    Baca: KPU Pastikan Cek Keaslian Ijazah Calon Wali Kota Depok

    Kasus tersebut pertama kali mencuat pada tahun 2015 lalu saat seorang warga Cimanggis, Depok, melaporkan dugaan ijazah milik Mohammad Idris palsu ke Polda Metro Jaya. Laporan itu tercatat dalam surat nomor LP/3294/VIII/2015/PMJ/ Ditreskrimum.

    Muhammad Thohir Barabba, warga yang melaporkan, mempermasalahkan dugaan itu saat Mohammad Idris hendak mencalonkan diri di Pilkada Depok 2015 sebagai wali kota Depok. Adapun yang dipermasalahkan adalah nama Idris serta nama sekolah dasar yang tercantum dalam ijazah tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?