Begini Warga Keluhkan Proyek Revitalisasi Trotoar di Cikini Raya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejalan kaki berjalan di trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Pemprov DKI Jakarta berencana merevitalisasi trotoar sepanjang 10 kilometer. ANTARA/Galih Pradipta

    Pejalan kaki berjalan di trotoar Jalan Cikini Raya, Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019. Pemprov DKI Jakarta berencana merevitalisasi trotoar sepanjang 10 kilometer. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta -Banyak warga mengeluhkan proses pembangunan kembali atau revitalisasi trotoar di Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, yang menimbulkan polusi udara dan suara.

    "Lumayan bising sekali suara mesin-mesinnya terutama saat proses pengerjaannya di malam hari," kata Haris salah seorang warga Cikini.

    Baca juga : Revitalisasi Trotoar Cikini - Kramat, Pemerintah DKI Anggarkan Rp 75 Miliar

    Menurut Haris, polusi tidak hanya dari bersumber suara tetapi juga udara.

    "Debunya kan pasti berterbangan kalau pas ada pembongkaran. Malah kadang orang-orang yang lewat di dekat situ mesti menutup hidung dengan tangan. Memang harusnya ada yang sediakan masker untuk orang-orang yang lewat," tambahnya.

    Senada dengan Haris, Ira yang bekerja di salah satu restoran Menteng Huis mengeluhkan jalur pejalan kaki yang semakin sempit.

    "Karena trotoarnya ditutup jadi harus jalan kaki di jalan raya. Sebenarnya agak takut keserempet kendaraan sih, tapi ya gimana lagi. Untungya kendaraan juga nggak bisa ngebut di sini karena jalurnya sempit," ujar Ira.

    Baca juga : Setelah Sudirman - Thamrin, DKI akan Tata Trotoar di 10 Titik Ini

    Ia berharap pembangunan kembali trotoar di jalur tersebut tidak mengalami hambatan sehingga dapat selesai secepatnya.

    Proyek revitalisasi trotoar sejauh 10 kilometer dari kawasan Cikini dan Kramat Raya ini berlangsung sejak Juni silam dan direncanakan selesai pada Desember tahun ini. Trotoar yang sebelumnya hanya memiliki lebar maksimal tiga meter akan diperlebar menjadi sekira empat sampai tujuh meter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.