Terpeleset, Pelajar Tewas di Kali Bekasi

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mencari jasad Jiko Ibrahim, 14 tahun, pelajar SMP yang tewas setelah terbawa arus Kali Bekasi, Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu, 10 Juli 2019. Foto/Instagram

    Warga mencari jasad Jiko Ibrahim, 14 tahun, pelajar SMP yang tewas setelah terbawa arus Kali Bekasi, Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu, 10 Juli 2019. Foto/Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Jiko Ibrahim, 14 tahun, pelajar tewashttps://metro.tempo.co/read/1199676/pemulung-tewas-anies-imbau-warga-jangan-tergiur-barang-hanyut setelah terpeleset dan terbawa arus air Kali Bekasi, Kampung Babelan, RT 001/001, Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu, 10 Juli 2019, sekitar pukul 14.30 WIB.

    Baca juga: Niat Mancing Malah Hanyut, Satu Orang Tewas dan Dua Masih Hilang

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Komisaris Besar Argo Yuwono menyebut Jiko awalnya sedang bermain di area sungai tersebut.

    Saat itu ia hendak menyeberang, namun, justru terpeleset. “Korban terpeleset dan tenggelam di sungai. Dia terbawa arus,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 11 Juli 2019.

    Menurut Argo, warga sekitar yang berada di bantaran kali sempat melihat dan menolong Jiko yang sedang hanyut terbawa arus. Namun, menurut Argo, nyawa bocah itu tak dapat tertolong.

    Baca juga: Pelajar yang Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan di Kemang Pratama

    “Saksi (teman-teman Jiko) meminta tolong tapi nyawa korban tak dapat diselamatkan,” tutur dia.

    Argo menjelaskan jenazah pelajar tewas  itu telah dimakamkan oleh pihak keluarganya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.