Laporkan Ninoy ke Polda Metro, PSI: Rugikan Nama Baik Partai

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar dan wakilnya Rian Ernest saat melaporkan Ninoy Karundeng terkait tulisan yang menyinggung Ketua Umum PSI Grace Natalie ke Polda Metro Jaya Jumat 12 Juli 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    Ketua DPW PSI Jakarta Michael Victor Sianipar dan wakilnya Rian Ernest saat melaporkan Ninoy Karundeng terkait tulisan yang menyinggung Ketua Umum PSI Grace Natalie ke Polda Metro Jaya Jumat 12 Juli 2019. TEMPO /TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pengurus Wilayah PSI Jakarta melaporkan Ninoy Karundeng, yang mengaku sebagai Ahoker, ke Polda Metro Jaya, hari ini. Tulisan Ninoy yang menyinggung Grace Natalie soal kepemilikan PSI dinilai merugikan nama baik partai.

    Baca: Singgung Grace Natalie, PSI Laporkan Ninoy Karundeng ke Polisi

    "Kami melaporkan karena kami lihat tulisan ini merugikan nama baik partai dan nama pribadi saya," ujar Ketua DPW PSI Jakarta, Michael Victor Sianipar di Polda Metro Jaya, Jumat 12 Juli 2019.

    Dalam tulisan berjudul "Kasihan! Grace Natalie Bukan Pemilik PSI, Ada Sunny dan Michael" Ninoy mempertanyakan PSI yang kini  mendukung Anies Baswedan dalam penerbitan IMB pulau reklamasi. Tulisan itu beredar luas di layanan percakapan daring.

    Michael menyebutkan meski Ninoy sudah memberikan klarifikasi dan pernyataan maaf, laporan tersebut akan menjadi pelajaran bagi masyarakat dalam membuat opini. "Kami ingin demokrasi Indonesia menjadi lebih sehat, bahwa kebebasan berpendapat juga perlu santun dan ada batasannya," ujarnya.

    Michael menilai tulisan Ninoy tersebut mengandung fitnah dan tuduhan yang tidak benar tentang PSI. Padahal, tuduhan tersebut sudah dibantahnya. 

    Ninoy dalam tulisannya tersebut menyebut bahwa PSI tidak dipimpin oleh ketua umum Grace Natalie, melainkan Michael Victor dan Sunny Tanuwidjaja, eks staf Ahok.

    Ninoy juga menyebutkan Michael bersengkol dengan Gubernur DKI Anies Baswedan karena mendukung penerbitan IMB Pulau Reklamasi.

    PSI dalam akun Twitter resminya telah membantah tulisan Ninoy. PSI menyebutkan Michael menyambut positif langkah Anies karena memberikan kepastian hukum bagi para pemilik bangunan di pulau reklamasi dengan menerbitkan IMB. Namun Michael memberi catatan bahwa langkah tersebut tidak tepat jika berlandas Pergub 206 tahun 2016 yang mengatur pengembangan pulau, sehingga tidak bisa menjadi dasar penerbitan IMB.

    Baca: Kata PSI Soal Tulisan Grace Natalie Bukan Siapa-siapa di Partai

    Dalam video yang diunggah PSI, Ninoy telah meminta maaf atas tuliannya. Dalam video singkat itu Ninoy menyebutkan bahwa tuduhan dalam tulisan tersebut tidak benar, dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Grace Natalie dan PSI.



    KOREKSI: Judul berita ini sudah diubah dengan menghapus kata Ahoker pada hari Jumat/12 Juli 2019. Terimakasih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.