Cerita Metro TV Batal Siarkan Dialog Spesial Ahok

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/Frannoto

    Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Redaksi Metro TV membatalkan program acara yang akan menampilkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di saat-saat terakhir. Sejatinya program 'Special Dialog BTP Menjawab' sudah tayang pada Kamis malam 11 Juli 2019.

    Baca: Ahok Akan Punya Acara Talk Show di Televisi

    "Pembatalan siaran tersebut dilakukan di saat-saat terakhir," ucap dosen ilmu komunikasi di Universitas Indonesia (UI), Ade Armando, mengungkapkan, saat dihubungi, Jumat 12 Juli 2019.

    Sebelumnya, Ade membagikan keterangan tertulis perihal program acara Ahok yang kembali batal tayang tersebut. Seperti diketahui, ini adalah pembatalan yang kedua kalinya dan melibatkan stasiun televisi yang sama yakni Metro TV.

    Berdasarkan informasi yang diterimanya, Ade menyebut kalau dalam jadwal tayang pertamanya itu Ahok bicara di antaranya mengenai Pulau Reklamasi Teluk Jakarta. Kebijakan pembangunan ini telah dihentikan oleh Gubernur Anies Baswedan.

    Baca: Wawancara Eksklusif Ahok Ditunda, Ini Penjelasan Metro TV 

    Secara terpisah Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun tak menjelaskan rinci mengenai batalnya penayangan wawancara Ahok pada Kamis malam lalu. "Jadi kami memang memutuskan untuk tidak tayang saja," katanya.

    Don Bosco malah menjelaskan poster wawancara eksklusif Ahok yang sudah banyak tersebar di media sosial bukan poster resmi Metro TV. Menurutnya, itu kan bukan promo resmi Metro TV ya. "Itu flyer untuk teman-teman di pengiklan, itu viral."  

    Baca: Lagi, Program Acara Ahok di Teve Gagal Tayang?

    Penundaan atas program acara dirinya juga pernah terjadi pada 26 Januari 2019. Saat itu Ahok baru saja bebas dari pidana penjara atas dakwaan penistaan agama ketika dia terlibat kontestasi Pilkada DKI 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.