Pencari Suaka Eks Trotoar Membludak, Dinsos DKI Bingung Anggaran

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pencari suaka berada dalam bus saat akan dipindahkan dari trotoar kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019. Pemberian bantuan kepada para pencari suaka sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Sejumlah pencari suaka berada dalam bus saat akan dipindahkan dari trotoar kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019. Pemberian bantuan kepada para pencari suaka sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengatakan penanganan pencari suaka yang terkonsentrasi di lapangan bekas Kodim di Kalideres, Jakarta Barat terkendala anggaran.

    Irmansyah mengaku pihaknya tak memiliki anggaran khusus untuk menampung lebih lama para pengungsi yang jumlahnya sudah mencapai ribuan tersebut.

    Baca : Pencari Suaka Eks Trotoar Kebon Sirih Dapat Pengobatan Gratis

    "Kami tidak mengantisipasi dalam anggaran sampai dengan segitu banyak, harus ada dong solusinya, kira-kira gimana," ujar Irman saat dihubungi, Jumat, 12 Juli 2019.

    Sebagai solusi, Irman mengatakan pihaknya sudah bersurat kepada Pemerintah Pusat agar penanganan pengungsi diserahkan ke Kementerian Sosial. Sebab, Irman menjelaskan Dinsos hanya bisa menampung mereka selama sepekan saja.

    Selain itu, Irman juga sudah berkomunikasi dengan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi atau United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), selaku pihak yang mendatangkan para pengungsi, namun tidak mendapatkan solusi.

    "Kemarin kami tanya ke UNHCR ga ada solusi. Kemarin ya, di lapangan mulai siang sampai dini hari tadi pagi ga ada," ujar Irman.

    Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah menjelaskan keputusan menampung pengungsi setelah Kementerian Luar Negeri dan UNHCR menggelar rapat dan memberikan rekomendasi kepada Pemprov DKI.

    Pencari suaka beraktivitas di tempat penampungan sementara di Kalideres, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019. DKI akan menyediakan tenda, fasilitas MCK, hingga dapur umum bagi para pencari suaka. ANTARA/Rivan Awal Lingga 

    "Selama seminggu para pencari suaka akan menjadi tanggungan kami, setelahnya UNHCR dapat meneruskan sampai persoalan mereka ini selesai," ujar Saefullah.

    Saefullah menjelaskan pemberian bantuan kepada para pencari suaka sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri. Di salah satu pasal di Kepres itu, Saefullah mengatakan pemerintah daerah dapat mengambil peran dalam penanganan pencari suaka.

    Baca : Pencari Suaka Membludak, Simak Cerita Dinas Sosial DKI

    Adapun yang menjadi tanggungan Pemprov DKI terhadap ratusan pencari suaka itu selama sepekan, antara lain tenda, fasilitas MCK, hingga dapur umum. Dalam satu hari, para pengungsi itu mendapatkan makanan sebanyak dua kali. Selain itu, instalasi air dan kebersihan juga terjamin hasil dukungan dari instansi terkait.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.