Jalur Puncak II Sangat Dibutuhkan, Begini Penjelasan Bupati Bogor

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jalur Puncak II, yang menghubungkan Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor dengan Taman Bunga, Cipanas Cianjur, mangkrak akibat tidak ada bantuan dana dari Pemprov Jawa Barat dan Kemen PUPR, padahal jalur tersebut diprediksi bisa mengurai kemacetan di Puncak I dan mengembangkan perekonomian di wilayah timur Kabupaten Bogor, 5 Oktober 2017. M Sidik Permana

    Jalur Puncak II, yang menghubungkan Sentul, Babakanmadang, Kabupaten Bogor dengan Taman Bunga, Cipanas Cianjur, mangkrak akibat tidak ada bantuan dana dari Pemprov Jawa Barat dan Kemen PUPR, padahal jalur tersebut diprediksi bisa mengurai kemacetan di Puncak I dan mengembangkan perekonomian di wilayah timur Kabupaten Bogor, 5 Oktober 2017. M Sidik Permana

    TEMPO.CO, Bogor – Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan pembangunan jalan poros tengah timur atau disebut jalur Puncak II masih menunggu penyamaan persepsi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

    “Hanya tinggal menyamakan persepsi saja dengan pemerintah pusat, makanya minta dorongan dari Pak Gubernur,” kata Ade saat dikonfirmasi Tempo, Sabtu, 13 Juli 2019.

    Baca: Sekretaris Daerah Jawa Barat Dukung Pembangunan Jalur Puncak II

    Ade mengatakan pembangunan jalur Puncak II sangat dibutuhkan. Selain untuk mengurangi beban jalur puncak saat ini, pembangunan dibutuhkan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat sekitar jalur tersebut.

    “Dengan dibukanya Puncak II, otomatis akses jalan untuk para petani menyalurkan hasil taninya menjadi lebih cepat, masyarakat terbantu dan dalam rangka percepatan menaikan IPM (Indeks Pembangunan Manusia),” kata Ade.

    Baca: Proyek Jalur Puncak II Akhirnya Diambilalih Provinsi Jawa Barat

    Menurut Ade, sebelumnya pemerintah pusat mengkhawatirkan pembangunan Puncak II akan menimbulkan maraknya pembangunan permukiman dan dapat merusak lingkungan. “Tapi kami yakinkan, dalam rencana tata ruang kami disana kawasan wisata, nanti akan ada jaminannya,” kata dia.

    Bupati Bogor sebelumnya telah meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pembangunan jalur Puncak II dalam kegiatan Koordinasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (Kopdar) Triwulan II di Kabupaten Kuningan, Kamis 11 Juli 2019. Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyediakan tanah untuk jalan sejauh 46 kilometer dari hibah masyarakat dan investor. Anggaran pembangunan jalur ini diperkirakan mencapai Rp 1,250 triliun sehingga mesti berkoordinasi dengan pemerintah pusat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.