Didatangi Polisi, Pengemudi Jeep Rubicon Tak Ada di Rumah

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tangkapan layar video peristiwa pengemudi Jeep Rubicon menerobos masuk ke area lomba lari Milo Run 10K di Epicentrum, Jakarta Selatan, Ahad, 14 Juli 2019. Sumber: Youtube

    Tangkapan layar video peristiwa pengemudi Jeep Rubicon menerobos masuk ke area lomba lari Milo Run 10K di Epicentrum, Jakarta Selatan, Ahad, 14 Juli 2019. Sumber: Youtube

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi telah menyambangi rumah PDK, 24 tahun, pria pengendara Jeep Rubicon yang menabrak panitia Jakarta International Milo Run 2019, Lena Marissa, 34 tahun, di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar M. Nasir menyebut yang bersangkutan tak ada di lokasi.

    “Kami datangi ke rumahnya, orangnya tidak ada. Mobilnya juga tidak ada,” kata Nasir di kantornya, Senin, 15 Juli 2019.

    Nasir menjelaskan kedatangan polisi dalam rangka memberikan surat panggilan pemeriksaan terkait tabrakan yang tejadi. Polisi menyebut PDK berpotensi menjadi tersangka dalam kasus itu. “Patut diduga pasti yang bersangkutan jadi tersangka. Cuma kami belum periksa karena belum menemukan dia,” ujarnya.

    Saat ini, polisi tengah menunggu sikap kooperatif dari PDK. Jika sampai tiga kali panggilan tak juga datang, maka polisi akan menjemput paksa pria itu.

    PDK yang mengendarai mobil Jeep Rubicon bernomor polisi B-123-DAA menabrak motor Yamaha NMAX yang ditunggangi Lena pada Ahad dini hari. PDK sempat membawa Lena ke RS MMC Kuningan untuk diobati.

    Saat meninggalkan RS, PDK menerobos ke area lomba lari Milo Run 2019 di Epicentrum, Jakarta Selatan, yang seharusnya steril dari kendaraan bermotor. Warga sekitar yang geram sempat memberhentikan Jeep yang dikendarai PDK.

    Dalam video yang viral di media sosial, terlihat peserta lomba lari dan pria yang mengenakan pakaian loreng-loreng sempat meminta pria itu untuk turun dari mobil. Alih-alih turun, PDK justru memacu kendaraannya untuk kabur dari kerumunan massa. Nasir mengatakan tak ada peserta lomba lari yang terluka akibat peristiwa itu.

    Nasir juga menegaskan kalau peristiwa kecelakaan yang melibatkan Jeep Rubicon itu dengan penerobosan area Milo Run 2019 di Epicentrum tak ada kaitannya. “Kejadian ini laka murni. Kejadian viral di video di luar konteks kecelakaan lalin. Jadi itu hanya masalah area berjalan pada saat pagelaran milo 10K," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.