Wali Kota Tangerang Disindir Menkumham, Lapas Jadi Gelap Gulita

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat mengunjungi Kampung Markisa Gerendeng, Tangerang, Sabtu 21 Juli 2018. Antara

    Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat mengunjungi Kampung Markisa Gerendeng, Tangerang, Sabtu 21 Juli 2018. Antara

    TEMPO.CO, Tangerang - Sudah 3 malam lampu jalan di kompleks Lapas Pemuda Kelas II Kota Tangerang mati setelah diputus Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. 

    Tak hanya di kompleks Lapas, kawasan Kompleks Kementerian Hukum dan Hak Assi Manusia (Kemenkumham) di Kecamatan Tangerang juga gelap gulita pada malam hari. 

    Kepala Lapas Pemuda Kelas II Kota Tangerang Jumadi mengatakan tak bisa berbuat banyak atas pemadaman lampu penerangan jalan umum (PJU) itu. " Tiga malam ini kawasan kami gelap gulita. Lampu PJU sudah diputus sejak Ahad malam. Tidak nyaman dan menyeramkan," kata Jumadi Selasa 16 Juli 2019.

    Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah sengaja memutus penerangan jalan umum (PJU) di komplek itu sejak tiga hari terakhir ini karena tersinggung atas ucapan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly beberapa waktu lalu.

    Pada saat meresmikan gedung kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Hukum dan HAM (Politeknik SDM dan HAM) pada Selasa 9 Juli 2019, Yasonna mengatakan Wali Kota Arief kurang ramah dengan kemenkumham.

    Yasonna minta agar perizinan lahan dan gedung segera diurus sebab wali kota Tangerang bermaksud menjadikan lahan itu sebagai persawahan. "Itu cari gara-gara," kata Yasonna saat itu.

    Ucapan Yasonna membuat Wali Kota Arief R Wismansyah tersinggung. Arief langsung  melayangkan surat klarifikasi dan keberatan. 

    Namun hingga saat ini Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah belum menerima tanggapan dari Menkumham Yasonna Laoly. "Belum ada respons, boro-boro dilihat mungkin dipikir juga enggak," kata Arief.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.