Alasan DKI Bongkar Instalasi Bambu Getah Getih di Bundaran HI

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kreasi Getah Getih yang dibuat di Bundaran HI, Jakarta. Getah Getih dibuat dari bambu yang ditanam, dirawat, dan dipanen oleh petani kecil Indonesia. Foto/facebook/Anies Baswedan

    Kreasi Getah Getih yang dibuat di Bundaran HI, Jakarta. Getah Getih dibuat dari bambu yang ditanam, dirawat, dan dipanen oleh petani kecil Indonesia. Foto/facebook/Anies Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kehutanan DKI Jakarta telah membongkar instalasi Bambu Getah Getih yang berada di kawasan Bundaran HI pada Rabu malam, 17 Juli 2019.

    "Iya, tadi malam dilakukan pembongkaran," kata Kepala Dinas Kehutanan dan Pertamanan DKI Jakarta Suzi Marsita saat dihubungi Tempo, Kamis, 18 Juli 2019.

    Bambu getah getih tersebut sebelumnya dibuat dalam rangka memeriahkan perhelatan Asian Games 2018, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan karya tersebut pada 16 Agustus 2018. Susunan bambu tersebut merupakan karya dari seniman Joko Avianto.

    Pada Kamis pagi, lokasi intalasi bambu di Bundaran HI sudah bersih. Tak ada sedikit pun bambu yang tersisa di kawasan tersebut.

    Menurut Suzi, instalasi bambu tersebut dibongkar karena sudah dimakan usai. Kondisinya sudah mulai rapuh.

    Selain itu, kata Suzi, beberapa batang bambu pun sudah berjatuhan. Dinas pun membongkar instaslasi tersebut agar tidak roboh nantinya. "Bambunya sudah mulai rubuh, khawatir nanti rubuh," ujarnya.

    Setelah Bambu Getah Getih dibongkar, Suzi mengatakan pemerintah DKI akan membuat seni instalasi baru di sana. "Tunggu instalasi lainnya," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.