Proyek Rest Area Puncak, Pemkab Bogor: Target Selesai Akhir 2020

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proyek rest area puncak di kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, sudah memasuki tahap cut and fill. Proyek di Jalur Puncak yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    Proyek rest area puncak di kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, sudah memasuki tahap cut and fill. Proyek di Jalur Puncak yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020. TEMPO/ADE RIDWAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kabupaten Bogor Jona Sijabat mengatakan, target penyelesaian proyek rest area di kawasan Puncak, tepatnya Gunung Mas, Cisarua, Puncak, diharapkan tercapai pada akhir 2020.

    “Kita sih maunya akhir tahun 2020 selesai, tapi kan tergantung dari pemerintah pusat,” kata Jona kepada Tempo, Kamis 18 Juli 2019 di lokasi proyek rest area itu.

    Jona mengatakan, pembangunan rest area tersebut melibatkan Dirjen Bina Marga, Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Pemerintah Kabupaten Bogor. “Kalau Dirjen Bina Marga dan Cipta Karya ini selesai barulah kita masuk untuk bangun kios disana,” kata Jona lagi.

    Jona mengatakan, pihaknya pun belum bisa berencana jika pekerjaan dari Pemerintah Pusat belum selesai. “Kita tergantung kerjaan orang, kita rencanakan sedangkan mereka belum siap seperti apa yang kita targetkan repot juga,” kata Jona.

    Meski begitu, Jona menargetkan, tahun 2020 bisa dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Bogor.

    “Mudah-mudahan bisa ada di perubahan,” kata Jona.

    Jona mengatakan, anggaran pembangunan 500 unit kios di rest area tersebut mencapai Rp 18,4 miliar. “Mudah mudahan ada segitu, kalau nggak ada paling kurangi jumlah kios,” kata Jona.

    Sementara itu, Pantauan Tempo dilokasi Kamis 18 Juli 2019, proyek rest area di kawasan Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor saat ini sedang dilakukan tahap awal yakni cut and fill atau perataan bidang tanah oleh Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR.

    “Target mereka sih bulan 12 (akhir tahun) ini selesai, baru kita masuk di tahun 2020 untuk mulai bangun kios,” kata Jona.

    Diketahui, pengerjaan rest area yang menghabiskan anggaran Rp 116 miliar tersebut dibangun di atas lahan seluas 7 hektare milik PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII).

    Proyek pembangunan tersebut melibatkan tiga instansi yakni Dirjen Bina Marga dan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Pemerintah Kabupaten Bogor.

    Nantinya setelah cut and fill selesai dilakukan, pengerjaan rest area itu dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi yang akan dilakukan oleh Dirjen Cipta Karya dan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin).

    Sebelumnya, proyek rest area besar yang akan dijadikan tempat relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan puncak tersebut sempat mandek selama kurang lebih setahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.