Truk Mundur Tabrak 1 Mobil dan 2 Motor di Sawangan Kota Depok

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    Ilustrasi kecelakaan motor. all-free-download.com

    TEMPO.CO, Depok - Jembatan amblas di Jalan Sawangan Raya, Pancoran Mas, Kota Depok, memakan korban. Amblasnya jembatan dan kini sedang diperbaiki itu memicu kemacetan lalu lintas parah setiap hari dan kecelakaan terjadi pada Kamis pagi 18 Juli 2019.

    Pagi itu, di jalan yang menanjak dari arah Sawangan, sebuah truk yang terjebak kemacetan diduga mengalami rem blong. Truk mundur tak terkendali sehingga memicu kecelakaan beruntun. Kecelakaan itu terjadi tepat depan Depok Trade Centre (DTC).

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Depok, Komisaris Sutomo, menerangkan kecelakaan disebabkan truk jenis Hyundai Light dengan Nomor Polisi B 9696 KYT bermuatan batubata hebel. Truk dikemudikan Rasidi, 37 tahun.

    Adapun kendaraan lain yang menjadi korban adalah minibus Suzuki Ertiga Nomor Polisi B 1538 ZFZ, serta dua sepeda motor yakni Honda Beat Nomor Polisi B 6003 dan  Honda Revo Nomor Polisi B 6578 ZNB. Tidak ada korban jiwa tapi dua orang harus dilarikan ke rumah sakit karena terjepit yakni para pengendara motor: Nurmaida Astuti dan Ferry Antonius.

    "Sesampainya di tanjakan perempatan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok, truk berhenti dan mundur kemudian pengemudinya tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga mundur sampai ke turunan dekat DTC," ujar Sutomo menerangkan, Kamis 18 Juli 2019.
     
    Sutomo mengatakan  bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Menurut dia, tim yang ke lapangan juga telah mengamankan barang bukti. "Tindakan lain juga dengan mencapai dan mendata saksi serta mencek korban di RS Bhakti Yudha Kota Depok," katanya.
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.