Koalisi Pejalan Kaki Kritik Tempat Parkir Sepeda di Kantor Anies

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koalisi Pejalan Kaki kritik parkir sepeda di Balai Kota DKI yang justru diisi sepeda motor. instagram.com/koalisipejalankaki

    Koalisi Pejalan Kaki kritik parkir sepeda di Balai Kota DKI yang justru diisi sepeda motor. instagram.com/koalisipejalankaki

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi Pejalan Kaki mengkritik tempat parkir sepeda di Balai Kota DKI Jakarta yang justru dipenuhi oleh sepeda motor.

    Kondisi tersebut diunggah oleh Koalisi Pejalan Kaki dalam akun instragramnya pada Kamis pagi. "Nasib parkiran di Balai kota," tulis Koalisi Pejalan Kaki dengan menampilkan sejumlah foto.

    Dalam foto itu tampak sebuah sepeda diparkir di bagian luar karena area parkir sepeda ditempati sejumlah sepeda motor.

    Menurut Koalisi Pejalan Kaki kondisi tersebut bertentangan dengan imbauan Pemerintah Provinsi DKI untuk menjaga polusi udara. "Padahal warga diajak kurangi sumbang polusi udara," tulisnya.

    Kepala Bagian Umum Balai Kota, Firmansyah mengakui banyak kendaraan roda dua  yang kerap parkir di tempat khusus sepeda tersebut. "Kami sudah sampaikan bahwa tidak boleh parkir motor di situ," ujarnya.

    Menurut Firmansyah pengendara yang parkir disana beralasan hanya sebentar untuk mengambil absen. Namun kata dia ternyata parkirnya lama.

    Koalisi Pejalan Kaki meminta DKI membereskan masalah parkir sepeda di Balai Kota DKI, yang merupakan tempat Gubernur Anies Baswedan sehari-hari berkantor. "Tapi simbol Perlawanan terhadap Pencemaran Udara malah kalah oleh ego para pengendara motor dengan parkir memblok parkiran sepeda." 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.