Pencari Suaka di Imigrasi Kalideres: Afganistan Paling Banyak

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak pencari suaka beraktivitas di tempat penampungan sementara di Kalideres, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019. Selama sepekan, hinggal tanggal 18 Juli 2019 mendatang, para pencari suaka ini akan menjadi tanggungan DKI. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Seorang anak pencari suaka beraktivitas di tempat penampungan sementara di Kalideres, Jakarta, Jumat, 12 Juli 2019. Selama sepekan, hinggal tanggal 18 Juli 2019 mendatang, para pencari suaka ini akan menjadi tanggungan DKI. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah sepekan menampung para pencari suaka, Imigrasi baru mendata para warga asing tersebut. Kepala Rumah Detensi Imigrasi Kalideres Jakarta Barat Morina Harahap mengatakan pendataan dilakukan untuk mengetahui siapa yang benar-benar membutuhkan bantuan atau tidak.

    Para pencari suaka kini ditempatkan di gedung kosong perumahan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat. "Kami data satu persatu, kami datangi orangnya, keluarganya. Supaya kami tahu berapa jumlah pastinya dan data rincinya," ujarnya di lokasi pengungsian hari ini, Jumat, 19 Juli 2019.

    Menurut Morina, pendataan ini menindaklanjuti data yang masih simpang-siur. Setelah pendataan dan rekapitulasi, Imigrasi akan mengkoordinasikan UNHCR, badan PBB yang menangani pengungsi. "Saya selaku Imigrasi hanya bisa mendata dan mengawasi."

    Sebelumnya, Dinas Sosial DKI menyebut total jumlah para pencari suaka sampai Rabu lalu, 17 Juli 2019, sekitar pukul 17.00 WIB mencapai 1.266 orang. Angka tersebut berdasarkan pengambilan jatah makan siang. Tetapi Dinas Sosial tidak bisa mengetahui rinciannya.

    Berikut adalah data jumlah pencari suaka dari sepuluh negara: 

    1. Afganistan 971 orang
    2. Pakistan 45 orang
    3. Cina 1 orang
    4. Irak 9 orang
    5. Iran 7 orang
    6. Sudan 70 orang
    7. Somalia 130 orang
    8. Italia 1 orang
    8. Ethiopia 30 orang
    10. Palestina 2 orang

    MUH HALWI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.