Bekasi Bolehkan Tol Becakayu Pakai Sebagian Lahan Islamic Centre

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Terdapat 143 tiang dalam pembangunan Tol Becakayu seksi 2A. yang saat ini baru diselesaikan sebanyak 118 tiang. TEMPO/Subekti.

    Pembangunan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) kawasan Jalan K.H. Noer Ali, Bekasi Selatan, Ahad, 30 Juni 2019. Terdapat 143 tiang dalam pembangunan Tol Becakayu seksi 2A. yang saat ini baru diselesaikan sebanyak 118 tiang. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Bekasi -Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat tak masalah konstruksi ruas Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau Tol Becakayu menggunakan sebagian lahan kawasan Islamic Centre di Jalan Ahmad Yani.

    Lahan di kawasan itu dibutuhkan supaya trase Tol Becakayu tidak menikung tajam.

    "Kena sedikit atau kegores enggak apa-apa Islamic bangunan depannya," kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Jumat, 19 Juli 2019.

    Sebelumnya, pengurus yayasan yang mengelola Islamic Centre menolak sebagian lahan di sana dipakai kontruksi tol. Yayasan beralasan telah merancang bangunan untuk rumah tahfiz Alquran di bagian depan, lokasi yang bakal terkena proyek jalan tol tersebut.

    Rahmat tak menyoal sebagian lahan Islamic Centre dipakai untuk tol. Sebab, status lahan tersebut merupakan milik Pemerintah Kota Bekasi. "PT KKDM (perusahaan penggarap tol Becakayu) kan mintanya ke pemda, bukan ke islamic," ujar Rahmat Effendi.

    Berdasarkan detail enginering design, kontruksi terakhir seksi 2 A memakai sebagian lahan di sisi selatan kawasan Islamic Centre.

    Soalnya, penggunaan lahan di sana mempertimbangkan manuver jalan Tol Becakayu agar tidak tajam setelah melintang di atas Jalan Ahmad Yani dari Jalan KH. Noer Ali menuju ke Jalan Suplesi Kalimalang di belakang ruko Suncity Square Jalan Hasibuan.

    Adapun pembangunan jalan Tol Becakayu seksi 2 A sekarang telah memasuki ujung Jalan KH. Noer Ali. Pemerintah menargetkan pembangunan seksi 2 A berikut gerbang tol di bekas lahan PT. Amarta Karya di Jalan Veteran, Bekasi Selatan atau di belakang Islamic Centre rampung akhir tahun, kemudian disusul pembangunan seksi 2 B sampai ke Bekasi Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.