Anies Santai Belum Ada Keputusan Formula E, Begini Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anies Baswedan meninjau balap mobil Formula E di di Brooklyn, Amerika Serikat. Instagram/@aniesbaswedan

    Anies Baswedan meninjau balap mobil Formula E di di Brooklyn, Amerika Serikat. Instagram/@aniesbaswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan keberhasilan negosiasi Pemprov DKI untuk memboyong ajang Formula E ke Jakarta tahun depan. Dia meyakini keberhasilannya itu meski terpisah FIA Formula E menyatakan belum bisa mengumumkan apa-apa soal Jakarta tuan rumah lomba balap mobil listrik tersebut. 

    Anies menolak menanggapi pemberitaan yang mengutip keterangan berbeda dari FIA Formula E tersebut. Meski dia juga belum membeberkan waktu penyelenggaraan yang di Jakarta. 

    Anies beralasan menghormati ketentuan internal FIA Formula E. Dia juga menyatakan tak ingin berbantahan sehubungan dengan penetapan Jakarta sebagai tuan rumah itu. "Jadi ini sudah dibahas semuanya satu per satu. Insya Allah, jadi tidak perlu berbantah di Formula," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat 19 Juli 2019.

    Anies berujar, penyelenggara Formula E perlu menyelesaikan proses internal terlebih dulu. Pemerintah DKI pun menghargai proses tersebut dengan urung menyampaikan rincian realisasi ajang balap internasional itu di Ibu Kota, mulai dari waktu hingga biaya.

    Menurut Anies, keseriusan penyelenggara E Prix menetapkan Jakarta sebagai tuan rumah tampak dari kunjungan mereka pada 8 Juli 2019. Anies mengatakan, Formula E kala itu hendak menguji kelayakan arena balap yang akan disulap dari jalan Jakarta.

    "Mereka sudah melakukan studi, ada preliminary-nya tapi ini semua statusnya masih confidential sampai fixed semuanya," ucap Anies.

     

    Formula E atau Formula Electric adalah balapan mobil listrik. Berbeda dengan Formula 1, semua kendaraan dalam Formula E bertenaga listrik. Ajang balapan yang bernaung di bawah Federasi Otomotif Internasional (FIA) ini diyakini sebagai balap mobil masa depan karena tergolong ramah lingkungan.

    Seorang juru bicara FIA Formula E, seperti tertulis dalam laman motorsport.com, membenarkan adanya negosiasi-negosiasi dengan Jakarta namun belum membuat keputusan apapun. Yang pasti Jakarta telah gagal untuk kontestasi tuan rumah E Prix pada tahun ini. Beberapa opsi lalu tersedia pada 2020.

    "Kami memang sudah berada dalam negosiasi yang lebih maju (dengan Jakarta) tapi belum bisa mengumumkan apa-apa untuk saat ini," tulis motorsport.com mengutip juru bicara Formula E.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.