Wali Kota Tangerang Gelar Sayembara Nama Bus Wisata

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menaiki bus Ngulisik atau bus wisata perkotaan saat melintasi di Jalan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad, 7 April 2019. Pemerintah Provinsi Jabar bekerja sama dengan Bank Bjb meluncurkan Bus Wisata Perkotaan kepada 13 kabupaten dan kota yang mempunyai potensi dan keragaman wisata. ANTARA/Adeng Bustomi

    Wisatawan menaiki bus Ngulisik atau bus wisata perkotaan saat melintasi di Jalan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad, 7 April 2019. Pemerintah Provinsi Jabar bekerja sama dengan Bank Bjb meluncurkan Bus Wisata Perkotaan kepada 13 kabupaten dan kota yang mempunyai potensi dan keragaman wisata. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menggelar sayembara nama bus wisata 2.0 berhadiah 1 unit ponsel pintar. Sayembara ini terbuka untuk masyarakat umum. 

    Arief mengatakan, dalam waktu dekat akan diluncurkan bus wisata 2.0 di Kota Tangerang. "Kami ajak masyarakat memberikan nama untuk bus wisata yang akan diluncurkan ini. Jadi warga terlibat di dalamnya," ujar Arief.

    Bus wisata dengan nama unik telah lebih dulu dimiliki sejumlah kota di Jawa Barat. Bandung, misalnya, memiliki bus wisata Bandros, atau Bandung Tour on The Bus. Di Kota Tasik, bus wisatanya dinamai Ngulisik, singkatan dari Nguriling Kota Tasik. Sedangkan di Cimahi, bus wisatanya adalah Sakoci atau Saba Kota Cimahi.  

    Arief mengatakan masyarakat yang memiliki ide penamaan bus wisata, dapat memberikan komentar dan merepost postingan sayembara di akun Instagram @ariefwismansyah. Disediakan satu unit handphone pintar bagi yang terpilih nantinya.

    "Sayembara tak sekedar memberikan hadiah namun lebih kepada partisipasi masyarakat dalam pembangunan, dalam hal ini, ikut serta dalam penamaan bus wisata," ujarnya.

    Pantauan di Instagram, sayembara disambut antusias masyarakat. Salah satunya akun atas nama @zayenart yang memberikan usulan nama bus "Buwset" dengan kepanjangan dari Bus Wisata Edukasi Tangerang.

    Sebelumnya Pemkot Tangerang telah meluncurkan dua unit bus wisata berwarna biru dan merah. Bus yang dimodifikasi dengan dua kabin yakni berpendingin udara dan terbuka.

    Bus wisata dalam sayembara Wali Kota Tangerang ini melayani masyarakat dan wisatawan keliling destinasi wisata seperti Kampung Bekelir, Jembatan Berendeng, TMP Taruna hingga ke kawasan Puspemkot Tangerang. Dengan start awal, perjalanan wisata dimulai dari Taman Gajah Cikokol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.