Depok Tampung 182 Orang Pencari Suaka dari Berbagai Negara

Reporter:
Editor:

Ali Anwar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 2 warga asing yang ditangkap kantor imigrasi kota Depok. Tempo/Imam Hamdi

    2 warga asing yang ditangkap kantor imigrasi kota Depok. Tempo/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Depok - Kepala Kantor Imigrasi Perwakilan Depok, Agung Wibowo, mengatakan  pihaknya menampung 182 orang pengungsi atau pencari suaka dari berbagai negara. Menurut Agung, jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Afghanistan, yakni 86 orang, dan Yaman 60 orang.

    "Ada juga dari Iran sebanyak 18 orang, Irak 9 orang, Ethopia 4 orang, Ghana 2 orang, serta Mesir, Kongo, dan Pakistan masing-masing satu orang," ujar Agung kepada Tempo, Selasa, 23 Juli 2019.

    Menurut Agung, para pencari suaka itu bertempat tinggal tersebar di tujuh kecamatan di Depok. Ia menyebutkan Kecamatan Beji terbanyak dengan 47 orang pengungsi dan Pancoran Mas serta Sawangan masing-masing terdapat 42 orang. "Sisanya di Cilodong 25 orang, Bojongsari 18 orang, Sukmajaya 7 orang, dan 1 orang di Cimanggis," kata dia.

    Ia menjelaskan, Kantor Imigrasi melakukan pendataan setiap bulan terhadap para pengungsi itu. "Kalau ada perubahan kami melakukan update data."

    Menurut Agung, pengungsi yang berada di Depok, sifatnya pengungsi mandiri. Artinya, segala kebutuhan diupayakan sendiri oleh para pencari suaka termasuk menyewa tempat tinggal. "Mereka masih dalam pengawasan IOM (International Organization for Migration)."

    Pihaknya, lanjut Agung mengawasi pencari suaka itu sebagai orang asing, walaupun Kantor Imigrasi tetap membedakan model pendataan dengan warga negara asing yang memiliki izin tinggal. "Kita sebutkan mereka sebagai pengungsi,” kata Agung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.