Hari Anak Nasional, Anies Ingin Buat Program DKI yang Ramah Anak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Anies Baswedan dan anak PAUD di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu Utara, Selasa, 16 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    Gubernur DKI Anies Baswedan dan anak PAUD di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu Utara, Selasa, 16 April 2019. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pesan khusus di Hari Anak Nasional yang jatuh hari ini. Ia meminta masyarakat untuk menganggap semua anak sebagai anak atau saudara sendiri sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak.

    "Setiap melihat anak, anggap anak sendiri, adik sendiri," ujar Anies di Balai Kota DKI, Selasa, 23 Juli 2019.

    Anies mencontohkan dengan perbuatan menyapa anak-anak yang ditemui di jalan raya atau dimana pun. Bisa juga, kata dia, dengan mengingatkan anak-anak untuk tak bermain di tempat berbahaya.

    Ayah dari empat anak ini pun berpesan agar anak-anak dibesarkan dengan kasih sayang. Jika harus memberikan tugas atau tanggung jawab, kata Anies, berikan sesuai dengan takaran kemampuan anak.

    Jika langkah tersebut dijalankan, kata Anies, maka bisa berdampak pula dalam upaya pembangunan kota ramah anak. Ia berharap Jakarta bisa menjadi kota ramah anak. "Kota ini harus menjadi kota rumah anak," ujarnya.

    Anies kemudian bersyukur karena DKI Jakarta tahun ini mendapatkan penghargaan sebagai kota ramah anak dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Di hari anak nasional hari ini, ia pun menyatakan akan terus membuat program-program yang ramah anak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.