LRT Jakarta Nyambung Transjakarta dan Jak Lingko, Ini Rutenya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Skybridge Pemuda Rawamangun yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dengan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun telah diresmikan dan mulai bisa digunakan, 26 Juli 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    Skybridge Pemuda Rawamangun yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dengan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun telah diresmikan dan mulai bisa digunakan, 26 Juli 2019. TEMPO/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta -PT LRT Jakarta dan PT Transjakarta dua hari lalu meresmikan skybridge atau jembatan layang yang menghubungkan stasiun kereta ringan (LRT) Velodrome dengan Halte Transjakarta Pemuda-Rawamangun, Jakarta Timur.

    Direktur Utama LRT Jakarta, Allan Tandiono, mengatakan skybridge Pemuda-Rawamangun merupakan jembatan pertama yang mengintegrasikan rute, fisik, dan pembayaran antarmoda transportasi.

    "Pembangunan jembatan ini dengan niat memudahkan masyarakat Jabodetabek menggunakan transportasi publik," kata Alan di Stasiun LRT Velodrome, Jumat, 25 Juli 2019

    Integrasi fisik antara Stasiun Velodrome dan Halte Transjakarta Rawamangun, menurut Allan, telah selesai sejak 21 Juni lalu. Jembatan tersebut bisa menghubungkan warga dari Pulogadung atau Pulomas menuju Dukuh Atas dengan melanjutkan perjalanan menggunakan Transjakarta.

    Allan menerangkan, pemilik kartu uang elektronik bisa langsung menggunakan kereta ringan di lima stasiun LRT dari Pulogadung sampai Velodrome. Bagi penumpang yang naik kereta ringan selama masa uji coba dan menggunakan uang elektronik akan terkena potongan saldo Rp 2.000.

    "Tapi potongan itu akan kami kembalikan secara tunai. Jadi, nanti, begitu masuk, akan diberi kupon untuk ditukarkan uang Rp 2.000 yang telah terpotong," ujar Allan menambahkan.

    Warga berada di Stasiun Boulevard Utara, setelah menjajal kereta Light Rail Transit (LRT), di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2019. PT LRT Jakarta menggelar uji publik bersama masyarakat secara gratis mulai 11 hingga 21 Juni 2019. TEMPO/Tony Hartawan

    Kereta ringan light rail transit alias LRT Jakarta telah terintegrasi dengan jaringan Transjakarta dan sejumlah rute angkutan kota yang tergabung dengan Jak Lingko. Simpul pertama integrasi dengan Transjakarta berada di jembatan (skybridge) yang menghubungkan Stasiun LRT Velodrome dan halte Transjakarta Pemuda-Rawamangun.

    Menurut rencana, jembatan serupa akan dibangun di empat stasiun LRT lainnya. Berikut ini rute LRT Jakarta dan 15 rute angkutan umum yang terhubung: 

    LRT Jakarta Fase I
    Rute: Koridor Kelapa Gading-Velodrome (Rawamangun) 
    Nilai proyek: Rp 5,295 triliun 
    Panjang rute: 5,4 kilometer
    Jumlah kereta: 8 rangkaian (masing-masing 2 gerbong)
    Jarak kedatangan antarkereta (headway): 5 menit (setelah operasi komersial)

    Integrasi:
    1. Stasiun Boulevard Utara
    -Angkot Jak24 (Pulogadung–Senen)
    -Angkot Jak59 (Rawamangun–Rawa Sengon)
    -Angkot Jak60 (Pulogadung–Senen)
    -Angkot Jak61 (Rawamangun–Rawa Sengon)

    2. Stasiun Boulevard Selatan
    -Angkot Jak59 (Rawamangun–Rawa Sengon)

    3. Stasiun Pulomas
    -TransJakarta Koridor 2 (Pulo Gadung–Harmoni)
    -TransJakarta Koridor 2B (Asmi–Harapan Indah)
    -Angkot Jak33 (Pulogadung–Kota)

    4. Stasiun Equestrian
    -Angkot Jak33 (Pulogadung–Kota)

    5. Stasiun Velodrome
    - TransJakarta Koridor 4 (Pulogadung–Dukuh Atas)
    - TransJakarta Koridor 4A (TU Gas–Grogol II)
    - TransJakarta Koridor 4C (TU Gas–Bundaran Senayan)
    - Angkot Jak17 (Senen–Pulogadung)
    - Angkot Jak34 (Rawamangun–Klender)
    - Angkot Jak59 (Rawamangun–Rawa Sengon) 

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.