Sandiaga Uno Puji Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Polusi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Sandiaga Uno (kiri) seusai pengunduran diri Sandiaga sebagai Wakil Gubernur DKI di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi  Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. Setelah ditinggal Sandiaga Uno, kursi Wagub DKI masih kosong hingga hari ini.  ANTARA/Galih Pradipta

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Sandiaga Uno (kiri) seusai pengunduran diri Sandiaga sebagai Wakil Gubernur DKI di Balai Kota, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Sandiaga resmi mundur untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam pilpres 2019. Setelah ditinggal Sandiaga Uno, kursi Wagub DKI masih kosong hingga hari ini. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandiaga Uno memuji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang telah mengeluarkan instruksi dalam menangani persoalan polusi udara Jakarta.

    "Allhamdulilah kemarin Gubernur, Pak Anies sudah mengeluarkan instruksi gubernur, mudah-mudahan itu solusi yang segera berkaitan dengan kualitas udara,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga saat dihubungi ANTARA, Jumat 2 Agustus 2019.

    Pria 50 tahun yang akrab disapa Sandi itu berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mampu mencontoh Beijing saat akan mengadakan Olimpiade pada tahun 2008 dalam mengatasi permasalahan polusi udara.

    “Memang beberapa bulan ini dengan keadaan cuaca yang belum hujan dan pengaruh polusi dari kendaraan bermotor maupun dari pabrik di sekitar Jakarta, polusinya naik sampai masuk kategori tidak sehat, Beijing saat akan menggelar Olimpiade 2008 dihadapkan permasalahan polusi juga, dan Beijing bisa mengatasinya, kenapa Jakarta nggak,” kata mantan wagub DKI itu.

    Sandi menilai buruknya polusi udara di Jakarta saat ini didominasi kendaraan bermotor dan banyak pabrik di sekitar Jakarta. 

    “Buruknya polusi ini disebabkan karena banyaknya kendaraan sebanyak 50 persen dan 50 persen karena pabrik di sekitar Jakarta,” ujarnya.

    Untuk mengatasi permasalahan polusi udara Jakarta, Sandi mengimbau masyarakat untuk beralih ke kendaraan umum dan mulai menanggalkan kendaraan pribadinya serta ikut aktif berperan dalam melakukan penghijauan. “Saat ini kan sudah ada MRT dan sudah ada Transjakarta, masyarakat diminta untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan lebih memilih untuk menggunakan transportasi umum sehingga Jakarta jadi lebih sehat,” kata Sandiaga Uno.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.