Minggu, 22 September 2019

Ternyata Jakarta Rentan Listrik Padam, Profesor ITB Beri Faktanya

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi di bagian barat, selain Jawa Barat dan Banten, yang rentan mengalami listrik padam. Sebabnya, sistem pertahanan pembangkit listrik yang lemah sekalipun di kawasan itu juga memiliki cukup banyak industri.

    Pendapat itu disampaikan Guru Besar Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB), Profesor Pekik Argo Damono. "Betul (rentan). Kalau sumbangan listrik dari timur sudah habis, tidak ada pilihan lain selain mati (listrik)," katanya, Senin 5 Agustus 2019.

    Pekik menjelaskan Jakarta dan wilayah Jawa bagian barat memang masih bergantung pada pembangkit listrik yang ada di bagian timur. Sehingga, ketika di wilayah timur kehilangan daya, wilayah barat rentan mengalami trip (terputus).

    Untuk mengatasi mudahnya suatu wilayah terkena trip, ia berpendapat bahwa setiap daerah seharusnya mempunyai pembangkit listrik yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang besar pula pada listrik. Ini berlaku pula untuk Jawa Bagian Barat.

    "Jadi tidak terus-terusan bergantung pada timur yang sudah terjadi selama sekitar 20 tahun ini," ujarnya.

    Pekik menjelaskan kalau selama ini ada dua PLTA di barat yakni Saguling dan Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari timur ke barat. Ia memprediksi, selain karena kurangnya daya, kedua PLTA itu terganggu disebabkan saat ini sedang musim kemarau sehingga kesulitan air.

    "Mungkin sistem pertahanan bagian barat perlu diperbaiki sehingga kalau ada gangguan dari timur bisa dengan baik memilih beban mana yang dilepas supaya industri tidak ikut mati," kata pria yang juga dosen Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB itu.

    PLN mengungkap kalau listrik padam di Jawa Barat, Jakarta dan Banten pada Minggu berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang. "PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini," kata Pelaksana tugas Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe