Anggota DPRD Kota Depok Dipecat Partai Sebelum Dilantik, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat karya mural yang ditampilkan dalam Pameran Aksi Mural Pilpres Damai 2019 di lorong Gedung DPRD Kota Depok, Senin, 25 Februari 2019. Pameran Aksi Mural tersebut untuk mengampanyekan pemilu damai kepada anggota dewan dan masyarakat, agar menjaga kerukunan dengan mengangkat tema Meski Beda Pilihan Tetap Berteman di Pilpres 2019 mendatang. TEMPO/Muhammad Fadlan

    Pengunjung melihat karya mural yang ditampilkan dalam Pameran Aksi Mural Pilpres Damai 2019 di lorong Gedung DPRD Kota Depok, Senin, 25 Februari 2019. Pameran Aksi Mural tersebut untuk mengampanyekan pemilu damai kepada anggota dewan dan masyarakat, agar menjaga kerukunan dengan mengangkat tema Meski Beda Pilihan Tetap Berteman di Pilpres 2019 mendatang. TEMPO/Muhammad Fadlan

    TEMPO.CO, Depok -Belum juga dilantik, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Depok terpilih, Babai Suhaimi dipecat dari partainya, Partai Kebangkitan Bangsa.

    Babai mengatakan, kabar pemecatan itu diterimanya pada Jumat 2 Agustua 2019 dan tidak mengetahui alasan partainya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melakukan pemecatan terhadap dirinya.

    “Iya benar, tiba-tiba aja keluar surat itu (pemecatan), saya sendiri nggak mengerti,” kata Babai dikonfirmasi Tempo, Selasa 6 Agustus 2019.

    Menurut Babai, sejauh ini dirinya tidak pernah melakukan kesalahan, serta PKB pun belum pernah memberikan teguran kepada dirinya, sehingga menurutnya kabar pemecatan dirinya itu bersifat politis.

    “Ya saya melihatnya ini karena Ketua DPC PKB Depok ini kalah dengan saya, makanya saya dipecat,” kata Babai.

    Babai mengatakan, pemecatan sepihak dari DPP PKB ini sudah menzaliminya dan ia pun akan melakukan perlawanan dengan melakukan langkah-langkah hukum.

    “Saya telah difitnah dan di zholimi, pemecatan saya seharusnya ada pejelasan lebih dulu, saya akan melakukan gugatan hukum ke Pengadilan,” kata Babai.

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Depok Slamet Riyadi membenarkan Babai Suhaimi telah dipecat oleh DPP PKB.

    “Betul Babai Suhaimi telah diberhentikan dan surat resmi dari DPP PKB sudah ada,” kata Slamet.

    Namun, Slamet mengatakan, alasan pemecatan diserahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. “Memang prosedurnya ada di DPP intinya nggak mungkin DPP memecat, memberhentikan, tanpa alasan jelas,” kata Slamet.

    Slamet menolak adanya dugaan unsur politis dibalik pemecatan Babai Suhaimi, “Tidak ada kaitannya, kewenangan pemecatan ada di DPP, dan pasti DPP sudah mempertimbangkan dengan berbagai alasan,” kata Slamet.

    Diketahui Babai yang berasal dari Dapil 6 (Sawangan-Bojongsari-Cipayung) memperoleh suara sebanyak 12.293 suara dalam Pileg 2019 yang membuatnya punya tiket menjadi anggota DPRD Kota Depok 2019-2024. Sementara Slamet Riyadi di Dapil yang sama dikalahkan Babai dengan hanya memperoleh 3.809 suara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Intoleransi di Bantul dan DIY Yogyakarta dalam 2014 hingga 2019

    Hasil liputan Tempo di DIY Yogyakarta, serangan terhadap keberagaman paling banyak terjadi di Bantul sepanjang 2014 sampai 2019.