Besek Bambu Langka, Anies Minta PD Pasar Jaya Tambah Pasokan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menjemur kerajinan bambu berupa tempat makan yang disebut besek di pusat kerajinan bambu Tunggak Semi, Sleman, Yogyakarta, 14 April 2016. Pusat kerajinan yang mempekerjakan 100 karyawan tersebut beromzet 300 juta perbulan. TEMPO/Pius Erlangga

    Pekerja menjemur kerajinan bambu berupa tempat makan yang disebut besek di pusat kerajinan bambu Tunggak Semi, Sleman, Yogyakarta, 14 April 2016. Pusat kerajinan yang mempekerjakan 100 karyawan tersebut beromzet 300 juta perbulan. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan PD Pasar Jaya untuk menambah pasokan besek bambu untuk menyimpan daging kurban. Hal tersebut berkaitan dengan kelangkaan stok besek bambu di sejumlah pasar.

    "Oke, saya akan minta Pasar Jaya untuk mengerahkan lebih banyak lagi," kata Anies saat ditemui di Balai Kota, Jumat, 9 Agustus 2019.

    Kelangkaan besek bambu salah satunya ditemukan di Pasar Pulogadung dan Pasar Klender. Di dua pasar itu tidak ditemukan pedagang yang menjual besek. "Di sini enggak ada yang dagang (besek)," kata Hadi, pedagang Pasar Pulogadung, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Menurut Hadi, banyak masyarakat yang mulai menanyakan besek untuk menyimpan daging kurban.

    Sementara itu, PD Pasar Jaya menyatakan telah menyiapkan 85 ribu besek bambu untuk menghadapi hari raya Idul Adha 1440 Hijriah yang akan jatuh pada Ahad, 11 Agustus 2019. Mereka juga menyatakan telah mendistribusikan wadah daging kurban pengganti plastik itu ke-112 titik.

    Kepala Humas PD Pasar Jaya Amanda Gita Dinanjar menyatakan bahwa awalnya pihaknya hanya menyiapkan 20 ribu besek bambu saja. Namun tingginya permintaan membuat PD Pasar Jaya menambah pasokan hingga 85 ribu.

    Dia menyatakan bahwa masyarakat sudah bisa mendapatkan besek bambu tersebut di 75 pasar tradisional dan 37 toko ritel di bawah PD Pasar Jaya. Harganya, hanya Rp 2 ribu per buah. "Iya, sudah ada di pasar-pasar. Mulai Ahad (4 Agustus 2018) sudah kami droping," kata Amanda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.