Revitalisasi Trotoar di DKI Jakarta Ditargetkan Segera Kelar

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja tengah menyelesaikan proyek revitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019. Revitalisasi trotoar Kemang ditargetkan akan selesai pada November 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pekerja tengah menyelesaikan proyek revitalisasi trotoar di kawasan Kemang, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019. Revitalisasi trotoar Kemang ditargetkan akan selesai pada November 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Bina Marga DKI Jakarta menargetkan revitalisasi trotoar di lima wilayah rampung tahun ini. Kepala Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho mengatakan cara ini sebagai langkah percepatan pembangunan akses bagi pejalan kaki sesuai instruksi gubernur.

    "Di 2019 seluruh lima wilayah bergerak (revitalisasi)," kata Hari saat dihubungi Tempo, Jumat malam, 9 Agustus 2019.

    Hari memaparkan revitalisasi itu berlangsung di Cikini dan Kramat, Jakarta Pusat. Dengan anggaran Rp 75 miliar, pemerintah DKI memperlebar trotoar di sepanjang jalan Cikini-Pegangsaan Timur dan Kramat-Salemba.

    Di wilayah Jakarta Selatan, revitalisasi dilakukan di Jalan Professor Doktor Satrio, Kuningan dan Jalan Kemang Raya. Selain itu, revitalisasi trotoar juga dilaksanakan di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur; Jalan Latumenten Raya, Jakarta Barat; dan sisi barat Danau Sunter, Jakarta Utara.

    "Progresnya tetap berjalan sesuai dengan rencana. Diperkirakan Desember selesai," ucap Hari.

    Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara. Anies memerintahkan Hari agar mempercepat pembangunan fasilitas pejalan kaki.

    Tujuannya mendorong warga beralih menggunakan transportasi umum. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga ingin meningkatkan kenyamanan warga berjalan kaki di 25 ruas jalan protokol, arteri, dan penghubung ke angkutan umum massal pada 2020. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.